Sejarah Salmon hingga Menjadi Sushi Favorit Dunia

  • 13 Mei 2026 09:12 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Apa yang pertama kali terlintas ketika mendengar kata sushi? “Salmon,” jawab Avril saat ditemui Selasa, 12 Mei 2026. Jawaban tersebut tampaknya mewakili banyak orang di seluruh dunia. Sushi dan salmon kini seolah menjadi pasangan yang tidak terpisahkan.

Salmon memang dikenal sebagai salah satu topping sushi paling populer di dunia. Bahkan, tidak sedikit orang yang menganggap sushi dengan salmon adalah bentuk sushi paling autentik. Namun siapa sangka, ikan salmon ternyata bukan bagian asli dari budaya sushi Jepang sejak awal.

Dilansir dari fatsecret.co.id, sebelum tahun 1980-an masyarakat Jepang tidak terbiasa memakan salmon mentah. Hal itu disebabkan ikan salmon yang hidup di perairan Jepang diketahui mengandung parasit yang berbahaya jika dikonsumsi tanpa dimasak. Karena itu, salmon pada masa tersebut lebih sering diolah dengan cara dipanggang atau digoreng.

Di sisi lain, pada era yang sama industri budidaya salmon di Norwegia berkembang sangat pesat. Produksi salmon yang melimpah membuat perusahaan-perusahaan perikanan di negara tersebut mencari pasar baru, termasuk Jepang.

Pada tahun 1986, perusahaan salmon besar asal Norwegia memulai program bernama “Project Japan”. Program itu bertujuan memperkenalkan salmon Norwegia ke masyarakat Jepang sebagai ikan yang aman dan berkualitas tinggi untuk dimakan mentah.

Meski awalnya mendapat penolakan karena masyarakat Jepang belum terbiasa menyantap salmon mentah, perusahaan-perusahaan Norwegia terus melakukan promosi. Mereka meyakinkan publik bahwa salmon budidaya Norwegia memiliki standar kebersihan tinggi dan aman dijadikan sushi maupun sashimi.

Usaha tersebut perlahan membuahkan hasil. Pada tahun 1992, sebuah perusahaan besar Jepang mulai membeli salmon Norwegia dalam jumlah besar untuk dijadikan bahan utama sushi dan sashimi.

Popularitas salmon semakin meningkat setelah seorang chef ternama Jepang memuji cita rasa salmon dalam sebuah program televisi populer. Warna dagingnya yang cerah serta kandungan lemak alaminya yang lembut membuat masyarakat Jepang mulai tertarik.

Tak butuh waktu lama, pada tahun 1995 salmon mulai masuk ke menu berbagai restoran sushi di Jepang. Sejak saat itu, sushi salmon berkembang menjadi tren global dan kini menjadi salah satu menu paling dicari di restoran sushi seluruh dunia.

Hingga kini, salmon masih menjadi primadona dalam dunia sushi. Survei perusahaan makanan laut Jepang, Maruha Nichiro, bahkan menyebut salmon menempati posisi pertama sebagai bahan sushi favorit selama 14 tahun berturut-turut.

Selain rasanya yang lezat, salmon juga dikenal kaya akan protein, omega-3, vitamin D, dan lemak sehat yang baik bagi tubuh. Tak heran jika popularitasnya terus bertahan hingga sekarang.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....