Garang Asem, Keunikan Rasa Asam Segar Daging Bungkus Daun Pisang
- 18 Agt 2026 14:32 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram – Apabila berkunjung ke daerah sekitar Jawa Tengah, seperti Kudus, Demak, atau Semarang, tentu sudah tidak asing dengan satu kuliner bersantan yang berbeda dari biasanya. Tampilannya yang khas tidak memiliki rasa gurih manis atau gurih pekat, melainkan memiliki rasa yang asam pedas dan segar. Makanan ini dikenal dengan nama Garang asem.
Garang asem merupakan kuliner yang memiliki bahan dasar daging ayam. Kuliner ini dimasak dengan cara yang unik, yaitu dengan memasak daging ayam bersama kuah santannya dalam daun pisang yang dibentuk seperti tum.
Hal utama yang membuat Garang asem memiliki cita rasa yang enak dan khas adalah terletak pada belimbing wuluh atau tomat hijau. Asam alami dari belimbing wuluh ini yang menghilangkan rasa eneg dari santan cair sehingga menghasilkan kuah bening bersantan yang sangat segar saat diseruput saat hangat.
Selain belimbing dan tomat hijau, racikan bumbu halusnya cukup sederhana tetapi kaya rempah seperti bawang merah, bawang putih, kemiri, cabai rawit utuh, serta irisan lengkuas, dan daun salam. Potongan ayam kampung yang digunakan dikukus bersama seluruh bumbu dan kuah santan segar. Di dalam bungkusan daun pisang akan dikukus selama beberapa jam hingga dagingnya empuk dan bumbunya meresap sempurna.
| Baca juga: Kenapa Bika Ambon Berasal dari Medan? |
Penggunaan bungkus daun pisang berbentuk tum bukan sekedar tradisi penyajian biasa. Proses pengukusan dalam daun pisang yang tertutup rapat menciptakan efek slow cooking alami, karena uap panas yang terperangkap di dalam bungkusan membuat minyak alami daging ayam keluar dan bercampur dengan santan dan menyerap aroma harum khas daun pisang yang telah layu terkukus.
Secara sejarah, Garang asem dulunya dikenal sebagai hidangan kelas atas di lingkungan bangsawan Jawa karena penggunaan ayam kampung dan proses memasaknya yang membutuhkan kesabaran. Namun seiring waktu masakan ini menjadi kuliner rakyat yang sangat popular dan jadi ikon kebanggan masyarakat Jawa Tengah.
Perpaduan gurih asam belimbing wuluh dan pedasnya cabai rawit utuh membuat Garang asem jadi bukti betapa kayanya ragam kuliner Nusantara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....