Kacang Sembunyi, Camilan Jadul Manis Gurih Lebaran

  • 06 Apr 2026 13:43 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Di tengah beragam sajian khas Lebaran, kacang sembunyi tetap menjadi salah satu camilan tradisional yang tak lekang oleh waktu. Kudapan renyah bercita rasa manis dan gurih ini kerap hadir sebagai isian toples di rumah-rumah, sekaligus menjadi teman bersantai bersama keluarga.

Kacang sembunyi dikenal sebagai camilan populer yang juga sering dianggap sebagai oleh-oleh khas dari Sulawesi Selatan. Nama “sembunyi” karena kacang tanah dibalut rapat dan tersembunyi di dalam lipatan kulit pangsit, sebelum digoreng hingga berwarna coklat keemasan.

Secara tampilan, camilan ini menyerupai pisang molen mini. Perpaduan tekstur renyah dari kulit pangsit dan lapisan karamel gula pasir menjadikan kacang sembunyi memiliki cita rasa khas yang sederhana, namun tetap digemari lintas generasi.

Selain populer sebagai camilan Lebaran, kacang sembunyi juga dikenal sebagai jajanan jadul yang mudah dibuat dengan bahan-bahan sederhana. Bahan utamanya hanya kacang tanah, kulit pangsit, gula pasir, dan sedikit campuran tepung terigu dengan air sebagai perekat.

Proses pembuatannya pun cukup praktis. Kacang tanah terlebih dahulu disangrai hingga matang, lalu didinginkan. Setelah itu, kulit pangsit dipotong kecil-kecil, biasanya berukuran sekitar 5x5 sentimeter. Satu butir kacang kemudian diletakkan di ujung kulit, digulung rapat, lalu direkatkan.

Tahap berikutnya adalah proses penggorengan. Minyak dipanaskan, lalu ditambahkan gula pasir hingga meleleh menjadi karamel. Gulungan kacang yang sudah disiapkan kemudian dimasukkan dan digoreng dengan api sedang sambil terus diaduk agar karamel menempel merata pada seluruh permukaan.

Setelah matang, kacang sembunyi diangkat dan ditiriskan. Agar tidak saling menempel, camilan ini perlu dipisahkan satu per satu saat masih hangat. Setelah dingin, kacang sembunyi sebaiknya disimpan dalam toples kedap udara agar tetap renyah.

Meski tampil sederhana, camilan ini memiliki daya tarik tersendiri. Rasanya yang manis, gurih, dan teksturnya yang krispi membuat kacang sembunyi tetap menjadi favorit banyak orang, terutama saat momen hari raya.

“ Kalau sekarang, kacang sembunyi banyak variasi rasa. Ada yang menambahkan taburan wijen, ada juga rasa pedas agar lebih kekinian. Tapi, rasa klasiknya tetap menjadi yang paling banyak dicari,” cerita bu mar, yang menjual jajanan kacang sembunyi mulai dari awal Ramadan, Senin 6 April 2026.

Kacang sembunyi bukan sekadar camilan, tetapi juga bagian dari tradisi kuliner yang menghadirkan kenangan masa kecil dan suasana hangat kebersamaan di hari raya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....