Pisang Goreng, Camilan Lezat yang Perlu Bijak Dinikmati

  • 05 Des 2025 09:35 WIB
  •  Mataram

KBRN, Mataram: Pisang goreng menjadi salah satu camilan paling populer di Indonesia karena rasanya yang manis, renyah, dan mudah ditemukan. Namun, di balik kelezatannya, penting untuk memahami nilai gizi dan dampak pengolahannya. Menurut laman RS Karanggede Sisma Medika, pisang goreng termasuk makanan tinggi kalori dan lemak jenuh, terutama jika digoreng menggunakan minyak berulang atau dicampur tepung manis.

Data dari FatSecret menunjukkan bahwa satu iris pisang goreng mengandung sekitar 68 kkal, dengan 3,58 gram lemak, 9,74 gram karbohidrat, serta sedikit kandungan kalium. Jika dikonsumsi lebih dari satu potong dalam porsi besar, total kalori dan lemaknya tentu akan cepat bertambah. Karena itu, penting untuk tetap memperhatikan porsinya, terutama bagi yang sedang menjaga pola makan atau mengatur asupan harian.

Terkait kandungan mineralnya, banyak orang mengira bahwa memasak pisang dapat mengurangi potasiumnya. Namun, dikutip RS Karanggede Sisma Medika menurut SFGate, potasium termasuk mineral stabil yang tidak mudah rusak oleh panas, sehingga pisang yang digoreng atau dipanaskan tetap mempertahankan sebagian besar kandungan potasiumnya.

Bahkan pada pisang kering, kadar potasiumnya per ons bisa meningkat karena proses pengeringan membuat mineral lebih terkonsentrasi. Meski begitu, penelitian dalam International Journal of Food Sciences and Nutrition menunjukkan bahwa merebus pisang dapat menurunkan kadar potasium hingga 40 persen, dan pengolahan dalam adonan seperti roti dapat merusak vitamin C dan B.

Meski memiliki beberapa catatan kesehatan, pisang goreng tetap memiliki tempat istimewa dalam dunia kuliner. Berdasarkan penilaian Taste Atlas pada daftar “Best Deep-Fried Desserts in the World” (2023) pisang goreng dinobatkan sebagai salah satu dessert goreng terbaik di dunia. Dengan skor 4,60, mengalahkan banyak dessert gorengan populer seperti churros dan donat. Tekstur renyah di luar, lembut di dalam, serta rasa manis alami dari pisang membuat camilan ini menonjol dibanding dessert gorengan lainnya.

Dengan demikian, pisang goreng tetap bisa dinikmati sebagai camilan lezat selama dikonsumsi dengan bijak. Gunakan minyak yang bersih, batasi porsinya, dan hindari topping yang berlebihan agar kamu tetap bisa merasakan kelezatannya tanpa mengorbankan kesehatan. Dengan langkah sederhana ini, pisang goreng tetap dapat menjadi bagian dari gaya hidup makan yang lebih seimbang. (RRI/Aldi W.)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....