Camilan Donat dari Warisan Barat ke Nusantara

  • 27 Nov 2025 09:56 WIB
  •  Mataram

KBRN, Mataram : Donat adalah salah satu camilan yang terus digemari dari masa ke masa. Teksturnya yang lembut, bentuknya yang khas, dan ragam topping yang semakin kreatif membuat donat selalu menjadi pilihan banyak orang. Seperti tampilan donat warna-warni dalam etalase, tren donat masa kini tidak hanya menonjolkan rasa, tetapi juga visual yang menggugah selera.

Mengutip laman Ensiklopedia Kuliner Indonesia, sejarah donat diyakini bermula dari adonan goreng yang dibawa imigran Belanda ke Amerika pada abad ke-19. Mereka menyebutnya “olykoek” atau kue minyak. Bentuk berlubang pada bagian tengah kemudian dipopulerkan oleh Hanson Gregory pada tahun 1847 untuk memastikan adonan matang merata.

Donat semakin terkenal pada masa Perang Dunia I ketika menjadi sajian bagi tentara Amerika. Sejak itu, donat berkembang menjadi ikon kuliner dunia yang terus berevolusi.

Menurut catatan kuliner populer mengenai perkembangan donat modern di Indonesia, donat mulai populer di Indonesia pada 1970–1980-an melalui donat rumahan dan donat kentang yang kemudian menjadi ciri khas kuliner lokal. Donat pada masa itu biasanya hanya ditaburi gula halus.

Pada awal 2000-an, industri donat modern berkembang pesat di Indonesia. Variasi rasa dan topping pun semakin kreatif, seperti:

  • Donat kentang lembut khas Indonesia.

  • Donat dengan meses dan keju yang sangat populer di toko roti lokal.

  • Donat sprinkle warna-warni yang banyak dijajakan UMKM.

  • Donat viral seperti bomboloni, donat mochi, dan donat minuman.

  • Donat dengan sentuhan rasa lokal seperti klepon, pandan gula merah, hingga kopi Nusantara.

Kreativitas UMKM membuat donat di Indonesia memiliki identitas tersendiri dan terus berkembang sebagai peluang usaha kuliner.

Inovasi donat semakin luas, terlihat dari ragam topping seperti cokelat, sprinkle, matcha, oreo, kacang, hingga permen warna-warni. Beberapa varian populer saat ini antara lain:

  • Donat sprinkle ceria.

  • Donat matcha dengan aroma khas teh hijau.

  • Donat oreo dengan remahan biskuit.

  • Donat cokelat premium dengan isian.

  • Donat klasik seperti donat gula halus dan donat kentang.

Resep Sederhana Donat Rumahan

Bahan:

  • 500 gram tepung terigu protein tinggi

  • 2 kuning telur

  • 5 sendok makan gula

  • 1 sendok teh ragi instan

  • 250 ml susu hangat

  • 2 sendok makan margarin

  • 1/2 sendok teh garam

Cara Membuat:

  1. Campur ragi, sedikit susu hangat, dan sedikit gula. Diamkan hingga berbusa.

  2. Masukkan tepung, gula, kuning telur, dan campuran ragi ke dalam wadah.

  3. Tambahkan susu sedikit demi sedikit sampai adonan kalis.

  4. Tambahkan margarin dan garam, uleni hingga elastis.

  5. Diamkan 45 menit sampai mengembang dua kali lipat.

  6. Kempiskan, bentuk bulat, lalu lubangi tengahnya.

  7. Goreng hingga berwarna keemasan.

  8. Tambahkan topping sesuai selera.

Dari “olykoek” (sebutan awal untuk donat dalam tradisi Belanda) yang sederhana hingga donat modern penuh warna, donat terus berkembang mengikuti kreativitas zaman. Di Indonesia, donat tidak hanya menjadi camilan, tetapi juga bagian dari identitas kuliner dan peluang usaha yang terus tumbuh. Dengan resep sederhana, siapa pun dapat menciptakan donat lezat di rumah ataupun dapat membelinya langsung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....