Perkedel Jagung, Camilan Tradisional Renyah yang Selalu Dicari
- 26 Nov 2025 06:35 WIB
- Mataram
KBRN, Mataram : Perkedel jagung merupakan salah satu camilan populer di Nusantara yang dikenal karena rasa gurihnya dan teksturnya yang renyah. Berbahan dasar jagung manis yang dicampur dengan adonan tepung, bawang, telur, dan bumbu sederhana, hidangan ini kerap menjadi pelengkap makan siang, camilan sore, hingga hidangan wajib dalam berbagai acara keluarga.
Mengutip dari Wikipedia.org/wiki/perkedel, asal-usul perkedel jagung berakar dari tradisi kuliner masyarakat Indonesia yang memanfaatkan jagung sebagai bahan pangan utama, terutama di wilayah-wilayah yang hasil panen jagungnya melimpah seperti Jawa Timur, Sulawesi, dan Nusa Tenggara. Perkedel ini terinspirasi dari fritter atau gorengan ala Eropa yang pada masa kolonial mengalami adaptasi bahan sehingga menyesuaikan selera lokal. Dari sinilah lahir versi Nusantara yang lebih kaya rempah dan bertekstur khas.
Cita rasa perkedel jagung sangat bergantung pada kesegaran dan kualitas jagung yang digunakan. Biji jagung yang manis akan menghasilkan perpaduan rasa gurih dan legit yang pas. Tambahan daun bawang atau daun seledri di dalam adonan membuat aromanya semakin harum ketika digoreng. Ditambah tekstur renyah pada bagian luar dan lembut pada bagian dalam, tidak heran jika perkedel jagung menjadi comfort food bagi banyak orang.
Resep Perkedel Jagung
Bahan-bahan
- 2–3 buah jagung manis (pipil bijinya)
- 1–2 batang daun bawang atau daun seledri (dicincang halus)
- 1–2 siung bawang merah (dicincang halus) — opsional
- 1–2 butir telur (tergantung banyaknya jagung)
- 3–4 sendok makan tepung terigu (atau lebih sesuai kekentalan adonan)
- Garam dan merica secukupnya (opsional bisa ditambah pala bubuk/penyedap sedikit sesuai selera)
- Minyak goreng secukupnya
Cara membuat
- Pipil biji jagung dari tongkolnya. Jika suka, bisa juga gunakan jagung manis beku pipil.
- Campurkan jagung pipil dengan daun bawang (dan/atau daun seledri), serta bawang merah cincang jika menggunakan.
- Tambahkan telur dan tepung terigu ke dalam campuran jagung, aduk merata. Jika adonan terlalu cair, tambahkan sedikit tepung sampai adonan bisa menggumpal.
- Tambahkan garam dan merica secukupnya — cicipi agar rasanya sesuai selera.
- Panaskan minyak goreng di wajan dengan api sedang-besar.
- Ambil satu sendok makan (atau sesuai ukuran) adonan, kemudian goreng hingga kecokelatan dan renyah di kedua sisi. Angkat dan tiriskan.
- Sajikan hangat. Bisa dinikmati langsung, atau bersama sambal/kecap sesuai selera.
Dalam perkembangannya, perkedel jagung tidak hanya hadir dalam bentuk gorengan rumahan, tetapi juga mulai dikreasikan dalam berbagai gaya baru. Beberapa kafe atau restoran menghadirkannya sebagai appetizer modern, disajikan dengan saus sambal homemade, mayo pedas, atau bahkan sambal matah. Meski begitu, versi tradisional tetap menjadi favorit karena kesederhanaannya yang autentik dan mengingatkan pada cita rasa masa kecil.
Perkedel jagung bukan sekadar gorengan biasa, melainkan bagian dari kekayaan kuliner Indonesia yang terus bertahan. Kelenturan kuliner ini—dari camilan rumahan hingga hidangan modern—membuktikan daya tariknya yang tak lekang oleh waktu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....