Polda NTB Ungkap 163 Kasus 3C Selama Sebulan, Amankan Rp3,7 Miliar
- 29 Jun 2026 15:16 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Kepolisian Daerah (Polda) NTB mengungkap 163 kasus tindak pidana 3C atau pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor dalam periode 21 Mei hingga 27 Juni 2026. Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti bernilai sekitar Rp3,7 miliar.
Dirreskrimum Polda NTB Kombes Pol Arisandy mengatakan pengungkapan kasus 3C merupakan bagian dari komitmen kepolisian menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurut dia, transparansi atas hasil penanganan perkara menjadi bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat.
“Kami terus berkomitmen menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah NTB,” kata Arisandy dalam konferensi pers, Senin 29 Juni 2026.
Berdasarkan data Ditreskrimum Polda NTB dan jajaran, dari 171 laporan polisi yang ditangani terdapat 97 kasus curat, 16 kasus curas, 45 kasus curanmor, serta tiga perkara lainnya. Total nilai barang bukti atau kerugian yang berhasil diungkap mencapai Rp3.765.358.368.
“Dari seluruh jajaran, kami berhasil mengungkap ratusan perkara dengan jumlah tersangka yang cukup banyak. Ini menunjukkan keseriusan jajaran dalam menindak pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat,” ujar Arisandy.
Polresta Mataram menjadi satuan dengan jumlah laporan polisi terbanyak, yakni 43 perkara dengan 52 tersangka. Sementara jumlah tersangka terbanyak berasal dari Polres Lombok Timur dengan 61 orang dari 34 laporan polisi.
Sejumlah jajaran lain juga mencatat pengungkapan kasus 3C, seperti Polres Lombok Barat dengan 21 laporan polisi dan Polres Lombok Utara dengan 18 laporan polisi. Sementara nilai barang bukti terbesar tercatat di Polres Lombok Tengah dengan perkiraan mencapai Rp1 miliar.
Kapolda NTB menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan langkah pencegahan dan penindakan terhadap berbagai bentuk kejahatan konvensional. “Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan. Peran serta masyarakat sangat penting agar situasi di NTB tetap aman dan kondusif,” ungkap Arisandy.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....