Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Bupati Lotim Resmikan Puskesmas Sakra Timur

  • 02 Sep 2026 05:19 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Timur - Komitmen Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dalam memperkuat infrastruktur dan pelayanan kesehatan masyarakat diwujudkan melalui pembangunan gedung Puskesmas Sakra Timur.Peresmian fasilitas kesehatan tersebut dilakukan langsung Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin. Selasa, 1 September 2026.

Dalam arahannya, Bupati meminta kemegahan gedung baru tersebut diimbangi dengan kualitas pelayanan yang prima, cepat, dan ramah dari seluruh tenaga kesehatan. Pelayanan kepada masyarakat, menurutnya, harus menempatkan kebutuhan medis sebagai prioritas utama tanpa mengesampingkan urusan administrasi.

“Jika ada seorang ibu datang membawa anaknya kemari, ia tidak sekadar mencari obat, tetapi butuh teguran, sapaan ramah, dan perhatian cepat dari kita. Layani dulu, jangan langsung menanyakan mana kartu BPJS-nya. Soal administrasi itu belakangan,” ucap Bupati.

Bupati juga mengajak seluruh tenaga kesehatan dan masyarakat bersama-sama menjaga serta merawat fasilitas yang telah dibangun pemerintah tersebut. Keberadaan gedung baru diharapkan tidak hanya meningkatkan kenyamanan pelayanan, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat Sakra Timur dan sekitarnya.

Di sisi lain, Pemkab Lombok Timur terus memperkuat komitmen terhadap jaminan kesehatan masyarakat melalui peningkatan anggaran BPJS Kesehatan secara berkelanjutan. Anggaran tersebut meningkat dari Rp25 miliar pada 2021 menjadi Rp28,7 miliar pada 2023, Rp87 miliar pada 2024, Rp88 miliar pada 2025, hingga mencapai Rp125 miliar pada 2026.

Peningkatan anggaran hingga sekitar lima kali lipat sejak 2021 tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan masyarakat memperoleh akses terhadap layanan kesehatan. Pemda juga tengah menyiapkan skema perluasan jaminan BPJS Ketenagakerjaan bagi masyarakat rentan, terutama untuk memberikan perlindungan terhadap risiko kerja dan jaminan kematian.

“Pemerintah daerah akan terus berupaya memberikan jaminan perlindungan kepada masyarakat, baik melalui jaminan kesehatan maupun perluasan perlindungan bagi masyarakat rentan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur H. Aris Fahrurozy dalam laporannya menyampaikan bahwa Surat Izin Operasional (SIO) Puskesmas Sakra Timur telah ditandatangani Dinas Perizinan pada 28 Agustus. Dengan terbitnya izin tersebut, Puskesmas Sakra Timur telah memiliki dasar operasional untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Alhamdulillah, keberadaan Puskesmas Sakra Timur ini merupakan jawaban atas penantian panjang masyarakat selama bertahun-tahun. Dengan terbitnya SIO, kami menargetkan puskesmas ini dapat segera bekerja sama dengan BPJS Kesehatan paling lambat awal tahun 2027, yang kemudian dilanjutkan dengan persiapan akreditasi dalam tiga bulan mendatang,” ujar Aris.

Kerja sama dengan BPJS Kesehatan tersebut diharapkan semakin memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan di Puskesmas Sakra Timur. Persiapan akreditasi juga akan dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan standar pelayanan dan tata kelola puskesmas terus ditingkatkan.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh Bupati Lombok Timur. Setelah itu, Bupati bersama sejumlah tamu meninjau langsung sejumlah fasilitas dan ruangan di gedung Puskesmas Sakra Timur.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Perizinan, Kepala Dinas Pertanian, Direktur Utama RSUD dr. R. Soedjono Selong, Direktur RS Keruak, Direktur RS Labuhan Haji, Direktur RS Selaparang, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Selong, Kepala Puskesmas Lepak, Kepala Puskesmas Sakra Timur, Forkopimcam, para kepala desa, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemuda setempat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....