Posyandu Didorong Jadi Pusat Deteksi Dini Masalah Kesehatan di Lombok Tengah

  • 14 Sep 2026 19:49 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Tengah — Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah mendorong Posyandu tidak hanya menjadi tempat pelayanan kesehatan rutin, tetapi juga diperkuat sebagai pusat deteksi dini berbagai masalah kesehatan di masyarakat.

Upaya tersebut dilakukan melalui Gerakan Posyandu Aktif yang digelar di Posyandu Sehati, Desa Teratak, Kecamatan Batukliang Utara akhir pekan lalu.

Program yang melibatkan Dinas Kesehatan bersama Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Lombok Tengah, Hj. Baiq Nurul Aini Pathul Bahri, tersebut menjadi bagian dari penerapan Integrasi Layanan Primer (ILP).

Melalui integrasi layanan ini, masyarakat didorong memanfaatkan Posyandu sejak dini untuk memantau kondisi kesehatan. Sasaran pelayanan diperluas, mulai dari ibu hamil dan nifas, bayi dan balita, anak prasekolah, remaja, orang dewasa hingga lanjut usia.

Perluasan layanan tersebut diharapkan membuat berbagai persoalan kesehatan dapat diketahui lebih awal sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih serius.

Penguatan Posyandu juga diarahkan untuk meningkatkan peran kader dan masyarakat dalam menjaga kesehatan secara mandiri. Upaya promotif dan preventif menjadi bagian penting dalam pelaksanaan layanan di tingkat desa.

Selain mendukung penerapan ILP, Gerakan Posyandu Aktif juga menjadi bagian dari Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dan penguatan enam Standar Pelayanan Minimal bidang kesehatan.

Pemkab Lombok Tengah menilai Posyandu memiliki posisi strategis karena berada dekat dengan masyarakat. Dengan layanan yang aktif dan terintegrasi, Posyandu diharapkan mampu membantu pemerintah memperkuat pencegahan stunting sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sejak tingkat desa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....