RSUD Baru Kota Bima Didorong Jadi Rujukan Utama Masyarakat
- 31 Agt 2026 17:12 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Bima - Pemerintah Kota Bima menargetkan keberadaan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bima yang baru mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus mengurangi ketergantungan masyarakat untuk mendapatkan layanan medis ke luar daerah.
Komitmen tersebut ditegaskan Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin saat memimpin apel gabungan kesiapan pelayanan RSUD Kota Bima yang baru di halaman rumah sakit.
Apel gabungan diikuti jajaran Pemerintah Kota Bima dan tenaga kesehatan sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapan pelayanan di rumah sakit baru tersebut.
Turut hadir Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan, Sekretaris Daerah Kota Bima, para Staf Ahli, para Asisten Sekretariat Daerah, seluruh Kepala OPD, para Kepala Bagian Setda, Direktur RSUD Kota Bima serta para Kepala Puskesmas se-Kota Bima.
Dalam arahannya, Wali Kota menegaskan bahwa pembangunan dan kehadiran RSUD baru harus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kota Bima.
Menurutnya, masyarakat harus merasakan bahwa pelayanan kesehatan di daerah sendiri mampu memberikan kualitas yang tidak kalah dengan rumah sakit di luar daerah.
"Jangan sampai kita kalah dengan rumah sakit yang ada di luar daerah. Mari bersama-sama memberikan pelayanan yang profesional, cepat, dan penuh kepedulian," katanya.
Wali Kota meminta seluruh jajaran RSUD tidak hanya mengandalkan keberadaan gedung dan fasilitas baru, tetapi juga memperkuat kualitas pelayanan dan profesionalisme tenaga kesehatan.
Kualitas pelayanan, menurutnya, menjadi salah satu kunci untuk membangun kepercayaan masyarakat. Ketika masyarakat mendapatkan pelayanan yang cepat, tepat, ramah dan berkualitas, kepercayaan terhadap rumah sakit daerah akan semakin meningkat.
Karena itu, seluruh tenaga kesehatan dan pegawai diminta memberikan pelayanan dengan mengutamakan kepentingan pasien.
Wali Kota secara khusus mengingatkan bahwa keselamatan pasien dan penyelamatan nyawa harus menjadi prioritas utama dalam setiap tindakan pelayanan kesehatan.
Di sisi lain, aspek humanis juga menjadi perhatian. Wali Kota meminta seluruh petugas menerapkan budaya 3S (Senyum, Salam dan Sapa kepada masyarakat)
Budaya tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi slogan, tetapi benar-benar diterapkan dalam setiap proses pelayanan, mulai dari pasien datang hingga memperoleh penanganan dan menyelesaikan kebutuhan administrasinya.
Wali Kota menilai keramahan, empati dan kemampuan memberikan solusi merupakan bagian tidak terpisahkan dari pelayanan kesehatan yang berkualitas.
Dengan hadirnya RSUD Kota Bima yang baru, Pemerintah Kota Bima berharap terjadi penguatan sinergi antara rumah sakit, puskesmas dan seluruh perangkat daerah dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Kepala Puskesmas se-Kota Bima yang turut hadir dalam apel juga diharapkan dapat memperkuat koordinasi dengan RSUD, terutama dalam sistem pelayanan dan rujukan pasien.
Menurut Wali Kota, pelayanan kesehatan harus dibangun sebagai sebuah sistem yang saling terhubung, sehingga masyarakat memperoleh penanganan sesuai kebutuhan dan tidak mengalami kesulitan dalam mendapatkan layanan.
Pemerintah Kota Bima berharap peningkatan kualitas pelayanan tersebut secara bertahap dapat menumbuhkan kepercayaan masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas kesehatan yang tersedia di daerah sendiri.
Dengan demikian, masyarakat Kota Bima tidak lagi merasa perlu mencari pelayanan kesehatan ke luar daerah hanya karena persoalan kualitas pelayanan.
Apel gabungan ini menjadi momentum penting untuk menyatukan komitmen seluruh jajaran Pemerintah Kota Bima dan tenaga kesehatan dalam menjadikan RSUD Kota Bima yang baru sebagai rumah sakit yang profesional, ramah, cepat, berkualitas dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....