Bhabinkantibmas Polres Bima Kabupaten Pastikan MBG Aman sebelum Disantap
- 03 Sep 2026 16:51 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Bima – Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar soal makanan tiba di tangan pelajar. Di balik ribuan porsi yang dibagikan setiap hari, ada proses yang harus dipastikan aman, bersih dan tertib sebelum dikonsumsi anak-anak sekolah.
Hal itu menjadi perhatian jajaran Polsek Donggo dan Polsek Bolo Polres Bima Kabupaten saat mengawal pelaksanaan program MBG di wilayah masing-masing, Rabu 2 September 2026.
Di Kecamatan Donggo, Bhabinkamtibmas Brigadir Alandani Rizqi Hakim turun memantau distribusi 2.603 porsi MBG yang diproduksi SPPG Yayasan Islam As-Salam di Desa O'o.
Makanan tersebut kemudian disalurkan kepada pelajar mulai tingkat PAUD hingga SMA di wilayah Kecamatan Donggo.
Pengawalan dilakukan untuk memastikan proses distribusi berjalan tertib sekaligus memberikan rasa aman bagi penerima manfaat dan pihak yang terlibat dalam penyaluran.
Perhatian terhadap kualitas makanan juga menjadi fokus kepolisian di Kecamatan Bolo.
| Baca juga: Kasus DBD Turun, Waspada Ancaman Campak |
Bhabinkamtibmas Desa Tambe Aiptu Junaidi menyambangi SPPG Tambe Bolo I. Di lokasi tersebut, ia mengingatkan pengelola dan para pekerja agar tidak mengabaikan kebersihan dapur serta memastikan makanan dalam kondisi higienis sebelum didistribusikan.
Pesan keamanan juga disampaikan. Pengelola SPPG diminta segera berkoordinasi dengan kepolisian apabila menemukan potensi gangguan keamanan maupun tindakan kriminal di lingkungan SPPG.
Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.,M.H., melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka, mengatakan kepolisian akan terus hadir mengawal pelaksanaan MBG agar berjalan aman dan lancar.
“Polri akan memastikan seluruh proses berjalan dengan lancar dan aman,” ujarnya.
Menurutnya, pengawasan tersebut merupakan bentuk dukungan kepolisian terhadap program prioritas pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak sekolah.
Bagi pelajar, kehadiran MBG juga memberikan manfaat langsung. Selain membantu memenuhi kebutuhan makanan bergizi, program tersebut dinilai dapat mengurangi kebiasaan siswa membeli jajanan dari luar.
Dengan demikian, pengawalan kepolisian tidak berhenti ketika makanan dibagikan. Dari dapur SPPG hingga proses distribusi kepada pelajar, setiap tahapan didorong berlangsung aman, tertib dan mengutamakan kualitas makanan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....