UPKP Mataram Ramai, Warga Rutin Cek Kesehatan

  • 11 Agt 2026 15:26 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram – Layanan Unit Pelayanan Kesehatan Perkantoran (UPKP) yang disiapkan Pemerintah Kota Mataram mulai menunjukkan manfaatnya bagi masyarakat. Warga memanfaatkan layanan kesehatan tersebut untuk pemeriksaan rutin, terutama pengecekan tekanan darah dan gula darah, meski layanan tidak dibuka setiap hari di seluruh lokasi karena disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi pelayanan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram dr. H. Emirald Isfihan mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap layanan UPKP cukup tinggi. Kunjungan terbesar tercatat di Pasar ACC Ampenan dan Kejaksaan Negeri Mataram.

“Antusiasnya sangat besar. Di Kejaksaan Negeri saja, dalam sekitar tiga bulan sudah ada 120-an layanan yang diakses masyarakat, atau sekitar 30 sampai 40 layanan setiap bulan,” katanya.Selasa 11 Agustus 2026.

Menurut Emirald, layanan UPKP tidak hanya diperuntukkan bagi pegawai atau pedagang di lokasi tersebut, tetapi juga dapat dimanfaatkan pengunjung dan masyarakat yang berada di sekitar titik layanan.

Pemeriksaan diberikan secara gratis dengan jenis layanan utama berupa pemeriksaan tekanan darah dan gula darah, sehingga masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal.Jadwal pelayanan juga dibuat fleksibel melalui kolaborasi dengan pengelola masing-masing lokasi agar keberadaan UPKP tidak mengganggu pelayanan inti di puskesmas.

"Layanan di Kejaksaan Negeri Mataram misalnya dibuka dua kali sepekan, Selasa dan Kamis, sedangkan di Pasar ACC Ampenan berlangsung setiap Jumat dan Sabtu. Sementara layanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) dijadwalkan setiap Kamis dan di Kantor Wali Kota Mataram setiap Senin dan Jumat," ujarnya.

Emirald menegaskan pemeriksaan hipertensi dan diabetes menjadi perhatian utama karena keduanya termasuk penyakit tidak menular dan bersifat kronis yang membutuhkan pengobatan serta pemantauan jangka ppanjang

“Dua penyakit utama yang menjadi program pemerintah adalah hipertensi dan diabetes. Begitu sudah terkena, harus terus dipantau dan minum obat secara teratur,” kata Emirald.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....