Cuaca Dingin, Tetap Sehat dengan Menjaga Kehangatan dan Daya Tahan Tubuh

  • 05 Agt 2026 20:12 WIB
  •  Mataram

RRI. CO. ID, Mataram — Memasuki musim kemarau, suhu udara pada malam hingga pagi hari di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Barat terasa lebih dingin dari biasanya. Kondisi ini dapat memengaruhi kesehatan jika tubuh tidak dijaga dengan baik. Oleh karena itu, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan pola hidup sehat serta menjaga kehangatan tubuh.

Menjaga suhu tubuh tetap hangat menjadi langkah penting untuk mencegah berbagai gangguan kesehatan, seperti flu, batuk, dan masuk angin. Saat beraktivitas pada malam atau pagi hari, masyarakat dianjurkan mengenakan pakaian yang lebih tebal, seperti jaket atau sweater. Penggunaan selimut tambahan saat tidur juga dapat membantu menjaga suhu tubuh tetap stabil.

Selain itu, mengonsumsi minuman hangat seperti teh atau air jahe dapat memberikan rasa nyaman sekaligus membantu menghangatkan tubuh dari dalam. Saat beristirahat, ventilasi rumah sebaiknya diatur secukupnya agar sirkulasi udara tetap baik tanpa membuat tubuh terpapar angin malam secara langsung.

Di samping menjaga kehangatan tubuh, memperkuat daya tahan tubuh juga menjadi kunci utama agar tidak mudah terserang penyakit. Konsumsi makanan bergizi seimbang yang kaya akan sayuran, buah-buahan, protein, serta vitamin C sangat dianjurkan untuk membantu menjaga sistem kekebalan tubuh.

Aktivitas fisik secara rutin juga tidak boleh diabaikan. Olahraga ringan hingga sedang selama minimal 30 menit setiap hari dapat membantu menjaga kebugaran tubuh dan meningkatkan daya tahan terhadap penyakit. Istirahat yang cukup, yakni sekitar tujuh hingga delapan jam per hari, juga berperan penting dalam memulihkan energi dan menjaga fungsi sistem imun.

Kebersihan diri dan lingkungan tetap harus menjadi perhatian utama. Mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir secara rutin merupakan langkah sederhana namun efektif untuk mencegah penyebaran kuman dan virus. Penggunaan masker saat berada di luar rumah juga dianjurkan, terutama untuk melindungi diri dari debu pada musim kemarau serta mengurangi risiko penularan penyakit saluran pernapasan.

Dengan menjaga kehangatan tubuh, menerapkan pola makan sehat, berolahraga secara teratur, serta menjaga kebersihan diri, masyarakat dapat tetap sehat dan produktif meskipun cuaca sedang dingin. Upaya pencegahan yang dilakukan sejak dini menjadi langkah terbaik untuk menjaga kualitas kesehatan keluarga dan lingkungan sekitar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....