Dinkes Mataram Perkuat Perlindungan Dokter Muda

  • 04 Agt 2026 08:06 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mataram menegaskan komitmennya menciptakan lingkungan kerja yang aman dan kondusif bagi tenaga kesehatan, khususnya dokter internship dan dokter muda.

Langkah tersebut diambil sebagai respons atas meningkatnya perhatian publik terhadap sejumlah kasus yang dialami dokter internship di berbagai daerah yang memunculkan tuntutan evaluasi terhadap beban kerja dan perlindungan kesehatan mental tenaga medis.

Kepala Dinkes Kota Mataram,dr.H.Emirald Isfihan, mengatakan tekanan selama menjalani pendidikan maupun profesi kedokteran merupakan hal yang tidak dapat dihindari. Namun, menurutnya, kemampuan menghadapi tekanan sangat dipengaruhi oleh kekuatan mental, dukungan lingkungan kerja, serta peran keluarga.

"Tekanan dalam dunia medis itu ada, tetapi yang terpenting adalah bagaimana ada dukungan, pendampingan, dan lingkungan yang sehat agar tenaga medis mampu melewatinya," katanya, Senin 3 Agustus 2026.

Sebagai langkah pencegahan, Dinkes memastikan seluruh dokter internship yang bertugas di fasilitas kesehatan Kota Mataram mendapatkan pembimbing dan pendamping.

Pengawasan dilakukan melalui kepala puskesmas agar setiap dokter muda memperoleh arahan, evaluasi, sekaligus ruang untuk menyampaikan kendala yang dihadapi .Emirald menegaskan upaya tersebut juga bertujuan mencegah terjadinya beban kerja berlebihan, intimidasi, maupun kekerasan terhadap tenaga medis.

"Yang bisa kami lakukan adalah mengontrol apa yang menjadi ranah kami. Untuk dokter internship, kami pastikan melalui kepala puskesmas mereka memiliki pembimbing dan pendamping masing-masing," ujarnya.

Menurut Emirald, kondisi di Kota Mataram hingga saat ini relatif kondusif karena didukung budaya komunikasi yang santun dan nilai-nilai adat ketimuran yang masih kuat.

"Budi pekerti dan budaya komunikasi yang baik menjadi modal penting dalam menyelesaikan persoalan pelayanan kesehatan tanpa cara-cara kekerasan," katanya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....