Cakupan CKG Sumbawa Baru 12 Persen

  • 02 Jul 2026 15:11 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Sumbawa - Pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Sumbawa hingga Juni 2026 baru mencapai 12,35 persen dari target minimal 46 persen dari total jumlah penduduk yang ditetapkan pemerintah untuk dicapai hingga 30 Desember 2026. Rendahnya capaian tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Kabupaten Sumbawa, khususnya Dinas Kesehatan, untuk mempercepat pelaksanaan program melalui berbagai strategi yang melibatkan lintas sektor.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, H. Sarip Hidayat, Kamis 2 Juli 2026, mengatakan target CKG merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang harus direalisasikan di seluruh daerah. Menurutnya, capaian Kabupaten Sumbawa yang masih berada di angka 12,35 persen menunjukkan perlunya percepatan agar target 46 persen dapat terpenuhi pada akhir tahun.

Untuk mengejar target tersebut, Dinas Kesehatan memperkuat koordinasi dengan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga Dinas Pendidikan. Langkah itu diperkuat melalui Instruksi Bupati Sumbawa, yang mengimbau seluruh pihak mendukung pelaksanaan CKG, terutama bagi peserta didik mulai dari PAUD, SD, SMP hingga SMA yang menjadi kelompok sasaran terbesar.

Selain memperkuat koordinasi lintas sektor, seluruh puskesmas juga telah ditetapkan target harian. Dalam hal ini, puskesmas diminta menerapkan strategi jemput bola, agar pelayanan kesehatan lebih mudah diakses masyarakat. Setiap puskesmas diarahkan menurunkan tenaga kesehatan, minimal satu bidan dan satu perawat yang dibantu kader di setiap desa, dengan target pelayanan harian yang disesuaikan dengan jumlah penduduk di wilayah masing-masing.

Sarip mengakui masih rendahnya capaian CKG dipengaruhi ketidaktahuan masyarakat atas program tersebut. Kemudian, rendahnya kesadaran masyarakat untuk memeriksakan kesehatan ketika tidak merasakan keluhan. Menurutnya, budaya masyarakat yang baru datang ke fasilitas kesehatan saat sakit, menjadi tantangan utama dalam meningkatkan partisipasi program tersebut.

Ia menjelaskan pemeriksaan dalam program CKG sebenarnya sangat sederhana. Karena hanya meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, tinggi badan, berat badan, serta pengkajian kondisi kesehatan dasar. Pemeriksaan tersebut bertujuan mendeteksi dini berbagai faktor risiko penyakit. Sehingga masyarakat dapat memperoleh penanganan lebih cepat, apabila ditemukan gangguan kesehatan.

Dinas Kesehatan juga terus menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala meskipun dalam kondisi sehat. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat bahwa CKG merupakan langkah pencegahan penyakit, bukan semata-mata pemeriksaan bagi orang yang sedang sakit.

Sarip optimistis target 46 persen hingga akhir tahun masih dapat dicapai melalui strategi yang telah disiapkan. Ia menilai penerapan target harian di setiap puskesmas, pelayanan jemput bola hingga tingkat desa, serta dukungan seluruh pemangku kepentingan akan menjadi kunci percepatan pelaksanaan program CKG di Kabupaten Sumbawa.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....