Kasus Batu Ginjal Meningkat, Gaya Hidup Sedentari Menjadi Pemicu

  • 01 Mei 2026 12:53 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Kasus batu ginjal terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun dan kini tidak lagi mengenal usia. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Pola makan yang tidak sehat serta kurangnya konsumsi air putih menjadi faktor utama yang memicu munculnya batu ginjal. Selain itu, perubahan gaya hidup akibat perkembangan teknologi juga turut berkontribusi terhadap meningkatnya kasus ini.

Kemajuan teknologi yang mempermudah aktivitas manusia, seperti penggunaan transportasi modern dan perangkat digital, justru membuat masyarakat cenderung kurang bergerak. Kebiasaan duduk dalam waktu lama, termasuk saat bekerja maupun bermain gadget, menjadi bagian dari gaya hidup sedentari yang berdampak buruk bagi kesehatan.

Dikutip dari kantor berita Antara, Guru Besar Bidang Urologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof. Dr. dr. Nur Rasyid, menyatakan bahwa pola hidup kurang gerak dan obesitas merupakan pemicu utama terbentuknya batu ginjal.

Menurutnya, semakin tinggi tingkat obesitas seseorang, maka semakin besar pula risiko terkena batu ginjal. Hal ini disebabkan oleh minimnya aktivitas fisik yang membuat zat-zat pembentuk batu mengendap di ginjal.

Ia juga menjelaskan bahwa batu ginjal dapat terbentuk akibat tingginya kepekatan urin dalam ginjal yang disebabkan oleh kurangnya asupan cairan. Pada individu dengan gaya hidup sedentari, konsumsi air cenderung rendah dan frekuensi buang air kecil juga berkurang, bahkan kurang dari 2,5 liter per hari.

Untuk mencegah kondisi tersebut, masyarakat diimbau untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, termasuk pemeriksaan USG ginjal guna mendeteksi dini kemungkinan terbentuknya batu ginjal.

Selain itu, penerapan pola hidup sehat menjadi kunci utama pencegahan. Aktivitas fisik secara teratur, menjaga berat badan ideal, serta mencukupi kebutuhan cairan tubuh dengan minum air putih yang cukup sangat dianjurkan guna menghindari risiko penyakit ini.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....