Kasus ISPA di Lombok Tengah, Meningkat 10 Persen
- 10 Apr 2026 07:54 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Tengah — Dinas Kesehatan (Dikes) Lombok Tengah mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) seiring memasuki musim penghujan. Pasalnya, tren kasus ISPA pada awal tahun 2026 mengalami peningkatan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Kabid P3KL Dinas Kesehatan Lombok Tengah Putrawangsa mengatakan, pengawasan kesehatan, menurut Dikes, telah dilakukan secara maksimal hingga ke tingkat lapangan. Petugas rutin melakukan pemantauan melalui kunjungan ke puskesmas maupun posko-posko pelayanan kesehatan di berbagai wilayah.
“Memasuki musim penghujan, kasus yang cukup menonjol adalah ISPA. Terjadi peningkatan sekitar 10 persen dari Januari hingga Maret 2026, dengan total 4.723 kasus yang tercatat di 29 puskesmas,” ujarnya Kamis, 9 April 2026.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 482 kasus di antaranya merupakan pneumonia, yang menjadi perhatian serius karena berpotensi menimbulkan komplikasi, terutama pada kelompok rentan seperti balita dan lansia.
Sebaran kasus tertinggi dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah kerja puskesmas, di antaranya Janapria, Mangkung, Mujur, Langko, dan Pengadang. Rata-rata kenaikan kasus di wilayah tersebut bahkan mencapai lebih dari 10 persen dibanding bulan sebelumnya.
Peningkatan ini diduga dipengaruhi oleh faktor cuaca serta masih rendahnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di masyarakat. Kondisi lingkungan yang lembap saat musim hujan dinilai mempercepat penyebaran penyakit saluran pernapasan.
Untuk menekan angka kasus, tenaga kesehatan telah melakukan berbagai langkah intervensi, mulai dari edukasi kepada masyarakat hingga pendampingan langsung kepada pasien yang terdiagnosis maupun yang berpotensi terkena ISPA.
“Kami terus mendorong masyarakat untuk menerapkan PHBS, seperti menjaga kebersihan lingkungan, mencuci tangan, serta menggunakan masker saat mengalami gejala batuk dan pilek,” ujarnya.
Pihaknya berharap, melalui upaya edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat, lonjakan kasus ISPA selama musim penghujan dapat dikendalikan dan tidak berkembang menjadi wabah yang lebih luas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....