Warga Senggigi Mulai Pilah Sampah Organik dan Bukan Organik

  • 30 Apr 2026 20:47 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Barat – Warga Desa Senggigi, Batulayar, Lombok Barat, mulai memilah sampah organik dan bukan organic. Pemilahan sampah organic dan bukan organic untuk memudah pengangkutan.

“Pergantiannya pun hari per hari,” kata Mastur, Kepala Desa Senggigi, belum lama ini di Dialog Kentongan RRI Mataram.

Mastur mengatakan, sempat kewalahan ketika perayaan malam tahun baru di Senggigi. Banyak warga yang hadir merayakan tahun baru membuang sampah sembarangan seperti tusuk sate. Berangkat dari itu, aparatur Desa Senggigi menyadari bahwa edukasi tentang membuang sampah masih jauh dari harapan. Sementara konsep yang paling ideal adalah membuang sampah pada tempat sampah.

Mastur mengatakan, konsep pemilahan sampah sampai pengolahan sampah di Desa Senggigi berawal dari rumah tangga. Warga yang sudah memilah sampah akan diangkut menggunakan kendaraan desa mulai pagi. Konsep ini untuk menghindari anjing liar yang punya kebiasaan mengorek sampah.

“Selain menggangu pemandangan juga mengganggu keasiran NTB kalau sampai diorek anjing,” kata Mastur.

Mastur mengatakan, sampah merupakan problem bersama. Desa Senggigi telah bekerja sama dan mengalokasikan dana APBDES untuk membeli kendaraan pengangkut sampah. Pemilahan dan pengolahan sampah tersambung dengan kondisi TPA di Kebon Kongon yang sudah penuh. Sekaligus menjalani instruksi Bupati Lombok Barat.

Mastur mengatakan, selain warga, manajemen hotel pun Ikut memilah sampah. Sampah yang sudah dipilih ditempatkan di sejumlah Gudang sebagai Tempat Pembuangan Sementara. Ada loma hotel yang ikut membantu praktik serupa. Sehingga sampah tak semuanya dikelola pemerintah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....