Tahanan Kasus Narkoba di Dompu Terindikasi HIV, Dinkes Tunggu Laporan Resmi
- 27 Apr 2026 11:10 WIB
- Mataram
RRI CO.ID, Dompu – Satu lagi kasus dugaan infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV) ditemukan di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat. Seorang tahanan kasus narkoba di Polres Dompu terindikasi terjangkit HIV berdasarkan hasil skrining yang dilakukan di RSUD Kabupaten Dompu.
Pria yang identitasnya belum diketahui tersebut diketahui terindikasi HIV setelah menjalani perawatan di RSUD Dompu. Informasi yang dihimpun dari sumber internal rumah sakit menyebutkan, pasien tersebut menjalani pemeriksaan kesehatan dan hasil skrining menunjukkan indikasi infeksi HIV.
“Saat menjalani perawatan, dilakukan skrining dan hasilnya mengarah pada indikasi HIV,” ungkap sumber di RSUD Dompu, Senin, 27 April 2026.
| Baca juga: Waspadai Anxiety pada Remaja dan Anak |
Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu, Maria Ulfa, mengaku belum menerima laporan resmi terkait temuan tersebut. Ia menyebutkan, saat ini dirinya masih menjalani cuti.
“Belum ada laporan yang masuk ke saya. Nanti akan saya konfirmasi ke jajaran, dan akan dipublikasikan secara resmi,” ujarnya.
Maria Ulfa menegaskan, dalam publikasi nantinya, pihaknya hanya akan menyampaikan data dalam bentuk angka tanpa mengungkap identitas pasien, guna menjaga kerahasiaan dan etika medis. Data Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu mencatat, sepanjang tahun 2025 terdapat 31 kasus HIV.
| Baca juga: Kasus DBD Turun, Waspada Ancaman Campak |
Sementara itu, RSUD Dompu mencatat sebanyak 97 penderita aktif yang menjalani pengobatan antiretroviral (ARV) selama periode 2020 hingga 2024. Adapun hingga 17 September 2025, jumlah kumulatif kasus HIV di Kabupaten Dompu tercatat sebanyak 128 kasus, termasuk 16 kasus kematian.
Kasus ini kembali menjadi perhatian serius, mengingat keterkaitan antara penyalahgunaan narkoba dengan peningkatan risiko penularan HIV, terutama melalui penggunaan jarum suntik secara bergantian.
Pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan terus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya narkoba serta pentingnya deteksi dini dan pengobatan HIV guna menekan angka penularan di daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....