Dinkes Mataram Perketat PSN Cegah Lonjakan DBD
- 05 Feb 2026 16:52 WIB
- Mataram
RRI. CO. ID, Mataram - Dinas Kesehatan Kota Mataram terus memperkuat upaya pencegahan penyakit pascahujan dengan mengintensifkan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di seluruh wilayah. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi meningkatnya kasus demam berdarah dengue (DBD), terutama pada masa cuaca yang tidak menentu.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram, dr. H. Emirald Isfihan, mengatakan pihaknya telah menginstruksikan seluruh jajaran puskesmas dan Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) untuk menjalankan PSN sesuai standar operasional prosedur (SOP).
“Kami punya SOP, satu kali 24 jam sampai tiga kali 24 jam pascahujan harus dilakukan PSN secara bersama-sama. Itu yang kami tekankan,” ujarnya Kamis 5 Februari 2026.
Emirald menyebutkan, tren kasus DBD di awal tahun menunjukkan perkembangan yang cukup positif dibandingkan tahun sebelumnya. “Januari tahun ini kasusnya baru tiga, sementara Januari 2025 lalu sekitar puluhan kasus. Mudah-mudahan tren ini terus membaik sampai tahun depan,” katanya, seraya menambahkan akan kembali mengecek data secara rinci.
Ia juga menyoroti tingginya kekhawatiran masyarakat yang kerap memicu permintaan fogging meski kasus belum terkonfirmasi. “Kadang baru satu laporan saja, belum tentu positif, masyarakat sudah takut. Kami tetap memfasilitasi, termasuk permintaan khusus di lokasi tertentu yang dianggap berisiko,” jelas Emirald.
Beberapa wilayah seperti Cakranegara turut menjadi perhatian karena aktivitas masyarakat yang cukup padat. Menurut Emirald, PSN tetap menjadi strategi utama dibandingkan fogging.
“Tiga hari setelah hujan, ada atau tidak ada kasus, PSN tetap kita lakukan. Puskesmas kami minta berkoordinasi langsung dengan kelurahan agar PSN dilakukan serentak,” ungkapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....