Sekolah Ini Jadi Contoh Suksesnya Implementasi Kurikulum Merdeka

  • 25 Apr 2024 08:41 WIB
  •  Mataram

KBRN, Mataram: Sekolahh Menengah Atas (SMA) Negeri 4 Pangkalpinang di Provinsi Bangka Belitung menjadi salah satu contoh nyata bagaimana Kurikulum Merdeka membantu kepala sekolah dan guru dalam mewujudkan visi sekolah. Sekolah yang terletak di daerah perbatasan ini menerapkan pembelajaran yang menyenangkan dan berpusat pada murid dengan memetakan potensi dan keragaman peserta didik, mengutamakan adab, dan menjadikan ekstrakurikuler sebagai salah satu kunci pembelajaran.

Perubahan yang dilakukan SMA Negeri 4 Pangkalpinang diapresiasi oleh Iwan Syahril Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (Dirjen PAUD Dikdasmen), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), saat mengunjungi sekolah tersebut, Selasa (23/4/2-24).

Iwan mengungkapkan, bahwa Kurikulum Merdeka sebagai bagian dari kebijakan Merdeka Belajar memang bertujuan untuk menyelesaikan masalah krisis Pembelajaran. “Filosofi dari Merdeka Belajar berangkat dari Ki Hajar Dewantara, kita perkuat dengan konteks hari ini, salah satunya pendidikan yang berpihak kepada anak.” Kata Iwan.

Kepala SMAN 4 Pangkalpinang, Siti Rofiqoh, mengungkapkan bahwa Kurikulum Merdeka memberikan keleluasaan bagi sekolah untuk berinovasi dan berkreasi dalam mewujudkan visinya. Sekolah ini fokus pada pengembangan bakat dan minat murid, terutama di bidang non-akademik, karena melihat potensi besar yang dimiliki murid-muridnya.

“Setelah dilakukan asesmen awal pada kelas 10, kami melihat asesmen bakat dan minat anak-anak di sini menonjol di ranah non-akademik.” Ujarnya.

Salah satu contoh penerapan Kurikulum Merdeka yang sukses di SMAN 4 Pangkalpinang adalah kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Melalui P5, murid-murid diajak untuk menggali kearifan lokal dan menghasilkan karya-karya kreatif seperti tari dan batik.

Kurikulum Merdeka tidak hanya mengubah konten pembelajaran, tetapi juga cara belajar murid. Proses belajar di SMAN 4 Pangkalpinang kini menjadi lebih aktif dan bermakna, dengan murid-murid didorong untuk menjadi pembelajar mandiri dan kreatif.

Kesuksesan SMAN 4 Pangkalpinang dalam menerapkan Kurikulum Merdeka tidak lepas dari dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan Calon Guru Penggerak di sekolah. Kolaborasi dan gotong royong menjadi kunci utama dalam mewujudkan visi sekolah.

SMAN 4 Pangkalpinang adalah contoh inspiratif bagaimana Kurikulum Merdeka dapat membantu kepala sekolah dan guru dalam mewujudkan visi sekolah dan menciptakan pembelajaran yang berkualitas bagi semua murid.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....