Penempatan-Pelayanan Posko Pembelajaran Mitigasi Gempa Lombok Juli 2026 (Selesai)
- 30 Sep 2026 16:46 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Miftahuddin Anshary, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD NTB yang juga narasumber Kentongan mengatakan, BPBD melakukan penilaian kapasitas logistik sebagai antisipasi penanggulangan bencana gempa bumi. Evalusasi menunjukan, penanggulangan gempa 2018 merupakan kolaborasi antarpihak. Baik di dalam daerah maupun luar daerah.
"Di sini edukasi memegang peranan penting. Simulasi bagi anak usia sekolah harus dilakukan, bahkan di setiap sekolah," katanya.
Khaerul Anwar yang saat ini anggota Forum Peduli NTB Sehat mengatakan, penanganan trauma memerlukan koordinasi dan kolaborasi. Begitu juga penyakit menular di pengungsian. Butuh kerja sama lintas sektor dan rencana kontijensi dari setiap stakeholder seperti pemetaan kemampuan.
Berbekal sebagai Kepala Dinas Kesehatan Lombok Utara, Khaerul mengungkapkan, penyiapan obat-obatan bagian dari ketahanan pelayanan kesehatan. Lombok Utara daerah rawan bencana, maka harus ada genset dan instalasi pasokan air bersih yang mumpuni di setap gedung pelayanan kesehatan. Belajar dari gempa Lombok, enam Puskesmas di Lombok Utara dalam kondisi rusak.
Komisioner KPID NTB Yusron Saudi mengungkapkan, radio yang berbasis frekuensi punya peran strategis saat gempa terjadi. Buktinya, imbauan BMKG terdesiminasi dengan baik dan lancar ke masyarakat. Termasuk, berita-berita tentang pencarian korban.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....