Pemerintah Dorong Sarjana dan Pemuda NTB Tetap Optimis
- 29 Sep 2026 08:56 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mendorong para pemuda, khususnya para sarjana dan calon sarjana, untuk tetap optimistis menghadapi masa depan dengan terus berkarya, berdaya, dan berinovasi.
Dorongan tersebut disampaikan Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Kepemudaan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) NTB, H. Tarmidzi. Ia menilai, setelah menyelesaikan pendidikan tinggi, para pemuda memiliki beragam pilihan untuk mengembangkan potensi dan membangun masa depan.
Menurutnya, gelar sarjana seharusnya menjadi modal untuk membuka lebih banyak peluang, bukan menjadi alasan untuk berhenti melangkah. Para lulusan perguruan tinggi dapat memilih jalur pekerjaan sesuai dengan minat, kemampuan, serta peluang yang tersedia.
“Untuk ke depannya, bagi yang sudah tamat kuliah dan memperoleh gelar sarjana, silakan bekerja di kantoran, menjadi karyawan perusahaan swasta, instansi pemerintah, dan lain sebagainya,” ujar H. Tarmidzi Selasa, 29 September 2026.
Selain bekerja sebagai karyawan, ia juga mendorong para pemuda untuk mempertimbangkan pilihan menjadi wirausahawan. Ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama menempuh pendidikan tinggi dapat dikembangkan menjadi modal untuk membangun usaha secara mandiri.
“Yang kedua, tentu ini merupakan pilihan untuk berwirausaha, membangun bisnis sendiri dengan memanfaatkan ilmu yang didapat selama kuliah,” katanya.
Pilihan lainnya adalah menjadi freelancer atau pekerja lepas. Menurut Tarmidzi, perkembangan kebutuhan jasa saat ini memberikan ruang bagi pemuda untuk bekerja secara mandiri berdasarkan keahlian yang dimiliki, seperti menulis, desain grafis, pemrograman, maupun bidang keterampilan lainnya.
“Yang ketiga, mungkin menjadi freelance atau pegawai lepas yang menawarkan jasa secara mandiri berdasarkan keahlian, seperti menulis, desain, atau program,” ucapnya.
Sementara bagi pemuda yang ingin memperdalam keilmuan dan meningkatkan kompetensi, melanjutkan pendidikan ke jenjang magister atau mengambil sertifikasi profesi juga dapat menjadi pilihan.
Langkah tersebut dinilai dapat membantu meningkatkan kualitas diri sekaligus memperkuat daya tawar lulusan di tengah tuntutan dunia kerja yang terus berkembang.
“Yang keempat, mungkin akan melanjutkan studi sebagai magister program S2 atau mengambil sertifikasi profesi untuk menaikkan nilai tawar dan kualitas kita,” tuturnya.
H. Tarmidzi kembali mengingatkan para pemuda NTB agar tidak mudah kehilangan optimisme dalam menghadapi berbagai tantangan. Ia mendorong generasi muda untuk terus mencari peluang, mengembangkan kemampuan, dan berani menentukan pilihan sesuai potensi masing-masing.
Ia juga mengingatkan pentingnya doa serta meminta rida dan restu dari kedua orang tua dalam setiap langkah yang ditempuh.
“Sekali lagi untuk pemuda NTB, tetaplah optimis dan berdoa, juga meminta rida dari kedua orang tua kita. Semoga kita selamat dunia maupun akhirat,” ujarnya.
Pesan tersebut menjadi dorongan agar para sarjana dan pemuda NTB tidak terpaku pada satu jalur saja. Dengan bekal pendidikan, keterampilan, kreativitas, serta kemauan untuk terus belajar, generasi muda diharapkan mampu mengambil peran lebih besar dalam membangun masa depan dirinya sekaligus berkontribusi bagi daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....