Sekda Lombok Timur Bekali Mahasiswa Baru Pemahaman Kebijakan Publik
- 22 Sep 2026 14:29 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Timur - Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur H. Muhammad Juaini Taofik hadir sebagai pemateri dalam rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Hamzanwadi Tahun 2026. Dalam kegiatan yang berlangsung di GOR Hamzanwadi, Selasa, 22 September 2026, Sekda menyampaikan materi bertema “Memahami Kebijakan Publik Menuju Mahasiswa yang Aktif dan Konstruktif.”
Dalam pemaparannya, Juaini menjelaskan kebijakan publik sebagai segala aktivitas yang dilakukan badan-badan pemerintah, mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, kabupaten hingga pemerintah pusat, dalam rangka menyelesaikan berbagai persoalan publik. Menurutnya, kebijakan publik tidak hanya berkaitan dengan aturan, tetapi juga bagaimana pemerintah menggunakan berbagai sarana publik untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
“Inti dari kebijakan publik adalah menyelesaikan masalah publik dengan mendayagunakan sarana-sarana publik, termasuk APBD, dalam rentang waktu tertentu serta dengan mempertimbangkan skala prioritas,” jelas Juaini.
Sekda juga memaparkan sejumlah bentuk kebijakan publik, di antaranya undang-undang, pelayanan publik, dan peraturan daerah. Ia menjelaskan proses kebijakan publik di tingkat lokal melalui beberapa tahapan, mulai dari identifikasi masalah, penyusunan agenda kebijakan, formulasi kebijakan, pengambilan keputusan, implementasi, hingga evaluasi.
Menurutnya, tidak semua persoalan yang muncul di tengah masyarakat secara otomatis menjadi agenda pemerintah. Suatu persoalan perlu diidentifikasi dan dikaji dengan mempertimbangkan tingkat urgensi, dampak yang ditimbulkan, serta kemampuan pemerintah dalam menanganinya.
“Mahasiswa harus mampu melihat persoalan di sekitarnya secara kritis, kemudian menyampaikan gagasan dan ikut mencari solusi. Karena itu, mahasiswa tidak cukup hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga harus aktif dan konstruktif,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Juaini juga berinteraksi langsung dengan mahasiswa baru dan mendorong mereka untuk aktif menyampaikan gagasan, memahami persoalan di lingkungan sekitar, serta membangun kemampuan bekerja sama. Ia turut mengapresiasi Universitas Hamzanwadi sebagai salah satu perguruan tinggi yang berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Lombok Timur.
Juaini menyampaikan perkembangan pendidikan di Lombok Timur menunjukkan kemajuan dalam 25 tahun terakhir. Berdasarkan data yang dipaparkannya, rata-rata lama sekolah di Lombok Timur mencapai 7,71 tahun, sedangkan harapan lama sekolah mencapai 14,08 tahun.
Angka tersebut menunjukkan rata-rata lama sekolah penduduk Lombok Timur berada pada jenjang pendidikan SMP, sementara harapan lama sekolah telah mencapai jenjang pendidikan tinggi. Menurut Juaini, peningkatan mutu pendidikan menjadi salah satu aspek yang mendapat perhatian dalam kebijakan publik di Kabupaten Lombok Timur.
“Dalam 25 tahun terakhir, perkembangan Lombok Timur sangat jauh berbeda dibandingkan kondisi sebelumnya. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan mutu pendidikan, meskipun masih diperlukan kerja bersama untuk terus memperbaikinya,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Rektor III Universitas Hamzanwadi beserta jajaran terkait. Melalui PKKMB, mahasiswa baru diharapkan tidak hanya mengenal lingkungan akademik, tetapi juga memahami kebijakan publik serta peran mahasiswa sebagai bagian dari masyarakat yang mampu berpikir kritis, aktif, konstruktif, dan berkontribusi terhadap perubahan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....