Irjen KemenP2MI Uji Kesiapan Peserta Pelatihan Tukang Besi Beton di SMKN 3 Mataram
- 11 Sep 2026 15:59 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Bukan sekadar meninjau pelaksanaan pelatihan, Inspektur Jenderal Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI/BP2MI), Komjen Polisi Mulia Hasudungan Ritonga, menguji langsung pemahaman dan kesiapan peserta Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Besi Beton berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) Jenjang I di SMK Negeri 3 Mataram, Jumat 11 September 2026.
Didampingi tim, Komjen Mulia Hasudungan menyambangi Bengkel Teknik Konstruksi dan Perumahan SMKN 3 Mataram sekitar pukul 11.00 hingga 11.45 WITA. Di lokasi, ia berdialog langsung dengan para peserta untuk mengetahui sejauh mana pemahaman dan keterampilan yang mereka peroleh selama mengikuti pelatihan.
Sejumlah pertanyaan diajukan secara langsung kepada peserta. Mulai dari alasan mengikuti pelatihan, sumber informasi mengenai kegiatan, hingga keterampilan yang telah dikuasai selama mengikuti pembekalan.
Komjen Mulia Hasudungan kemudian mengarahkan pertanyaan pada pemahaman peserta terhadap pekerjaan konstruksi. Peserta diminta menjelaskan bagaimana sebuah pekerjaan atau proyek dibentuk, fungsi konstruksi yang dibuat, hingga langkah yang harus dilakukan ketika menghadapi persoalan di lapangan.
Dialog berlangsung interaktif. Dari jawaban dan penjelasan yang disampaikan peserta, Komjen Mulia Hasudungan menilai pemahaman serta keterampilan yang dimiliki peserta sudah cukup baik.
“Yang kita lihat bukan hanya kemampuan teknis, tetapi juga sejauh mana peserta memahami pekerjaan yang akan mereka lakukan di lapangan,” demikian poin yang menjadi perhatian dalam kunjungan tersebut.
Tak hanya menyentuh aspek keterampilan teknis, kesiapan peserta untuk menjadi pekerja migran juga menjadi perhatian. Komjen Mulia Hasudungan menanyakan kesiapan peserta mengikuti sertifikasi kompetensi yang dilaksanakan oleh LSP-P3, termasuk kesiapan bekerja di luar negeri.
Dukungan keluarga turut menjadi bagian dari dialog. Para peserta ditanya mengenai kesanggupan bekerja di luar negeri serta dukungan dan izin dari orang tua.
Hal tersebut dinilai penting mengingat keterampilan dan sertifikasi kompetensi menjadi salah satu modal bagi calon pekerja migran untuk memenuhi kebutuhan pasar kerja internasional.
Pelatihan Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Besi Beton KKNI Jenjang I tersebut merupakan hasil sinergi BP3MI Nusa Tenggara Barat dengan SMKN 3 Mataram. Kegiatan berlangsung pada 7–11 September 2026 dan diikuti 20 peserta yang berasal dari masyarakat umum serta alumni SMKN 3 Mataram.
Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta dijadwalkan mengikuti sertifikasi kompetensi pada 12 September 2026. Sertifikasi tersebut diharapkan memberikan pengakuan terhadap kompetensi yang telah dimiliki peserta sekaligus meningkatkan daya saing mereka di dunia kerja.
Kepala SMKN 3 Mataram, Sulman Haris, menyampaikan kunjungan Komjen Mulia Hasudungan menjadi sebuah kehormatan sekaligus motivasi bagi sekolah dan peserta pelatihan.
Menurutnya, kunjungan tersebut menunjukkan perhatian pemerintah terhadap upaya peningkatan kompetensi tenaga kerja, khususnya calon pekerja migran yang dipersiapkan untuk menghadapi kebutuhan pasar kerja global.
Sulman berharap sinergi antara SMKN 3 Mataram dan BP3MI NTB dapat terus dikembangkan, baik dalam pelaksanaan pelatihan maupun sertifikasi kompetensi.
“Kami berharap kolaborasi ini terus berkembang sehingga semakin banyak masyarakat yang mendapatkan akses pelatihan dan sertifikasi. Dengan begitu, tenaga kerja yang kita siapkan benar-benar memiliki keterampilan dan mampu bersaing di pasar kerja internasional,” ujarnya.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya menyiapkan tenaga kerja yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga kompeten, tersertifikasi, dan memiliki kesiapan mental untuk bekerja di luar negeri.
Melalui pelatihan dan sertifikasi berbasis KKNI, SMKN 3 Mataram bersama BP3MI NTB mendorong lahirnya tenaga kerja terampil yang memiliki daya saing sekaligus mampu memanfaatkan peluang kerja di pasar global.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....