Unram Hadirkan Pusat Bahasa Korea Pertama di Pulau Lombok
- 31 Agt 2026 20:39 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Universitas Mataram (Unram) resmi membuka King Sejong Institute (KSI) Mataram sebagai pusat pembelajaran bahasa dan kebudayaan Korea di Pulau Lombok. Peresmian yang berlangsung di Ruang Sidang Senat Rektorat Unram pada Senin 24 Agustus 2026 tersebut menjadi bagian dari penguatan kerja sama internasional Unram dengan Seoul National University (SNU).
Kehadiran KSI Mataram membuka akses bagi civitas akademika maupun masyarakat umum untuk mempelajari bahasa Korea secara lebih terstruktur dan terstandar.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unram, Dr. Sujita, S.T., M.T., bersama Wakil Presiden Bidang Pendidikan SNU, Lee Jun-jeong, serta Direktur KSI Mataram, Dr. Baharuddin, M.Hum., menyampaikan apresiasi atas terwujudnya pusat pembelajaran tersebut.
KSI Mataram tidak hanya diarahkan sebagai tempat belajar bahasa, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan global masyarakat Lombok. Kemampuan bahasa Korea diharapkan dapat mendukung mahasiswa dan masyarakat yang ingin memperluas jejaring pendidikan maupun interaksi dengan Korea Selatan.
Bagi mahasiswa, keberadaan KSI dapat membuka peluang untuk mengembangkan kompetensi bahasa yang relevan dengan semakin luasnya hubungan pendidikan antara Indonesia dan Korea Selatan. Kemampuan tersebut juga dapat mendukung peluang studi, mobilitas mahasiswa, serta kolaborasi akademik.
Sementara bagi masyarakat umum, KSI Mataram memberikan ruang untuk mengenal bahasa dan budaya Korea melalui kegiatan pembelajaran yang lebih terarah.
Peresmian KSI Mataram ditandai dengan penyerahan sertifikat penunjukan dan pemotongan pita secara simbolis. Prosesi tersebut turut dihadiri jajaran Unram dan SNU.
Dengan hadirnya KSI Mataram, Unram berharap pembelajaran bahasa Korea dapat semakin mudah diakses masyarakat Lombok. Kehadiran lembaga tersebut sekaligus memperkuat posisi Unram dalam membangun jejaring pendidikan internasional.
Kolaborasi Unram dan SNU melalui KSI Mataram diharapkan terus berkembang melalui berbagai program pendidikan dan pertukaran pengetahuan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh civitas akademika maupun masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....