Wisuda Universitas Terbuka Mataram Jadi Momentum Dorong Lulusan Berdampak

  • 22 Agt 2026 17:27 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Sebanyak 445 mahasiswa Universitas Terbuka (UT) Mataram dikukuhkan dalam Wisuda Periode II Tahun 2026 di Hotel Lombok Raya, Mataram, Sabtu 22 Agustus 2026. Prosesi tersebut tidak hanya menjadi penanda berakhirnya perjalanan akademik, tetapi juga menjadi momentum mendorong lulusan agar mampu mengimplementasikan ilmu di tengah masyarakat.

Ketua Senat Akademik Universitas Terbuka, Prof. Dr. Chanif Nurcholis, M.Si., mengatakan wisuda merupakan bentuk pengakuan atas perjuangan mahasiswa yang menyelesaikan pendidikan melalui sistem belajar mandiri.

Menurutnya, mahasiswa UT dituntut memiliki kedisiplinan dan tanggung jawab lebih besar karena proses pembelajaran tidak sepenuhnya berlangsung melalui tatap muka dan pengawasan langsung.

"Belajar di UT itu tidak gampang karena basisnya belajar mandiri. Materi kuliah diberikan melalui Buku Materi Pokok atau BMP, kemudian mahasiswa harus membaca dan mempelajarinya sendiri sesuai tahapan pembelajaran sampai akhirnya mengikuti ujian," jelasnya.

Ia menilai keberhasilan menyelesaikan pendidikan melalui sistem tersebut merupakan capaian yang patut diapresiasi. Namun, menurutnya, keberhasilan lulusan tidak cukup diukur dari ijazah yang diperoleh.

Lulusan perguruan tinggi, kata Prof. Chanif, harus mengalami perubahan dalam pengetahuan, keterampilan, maupun sikap. Ketiga aspek tersebut yang nantinya menjadi ukuran ketika alumni kembali berhadapan dengan persoalan di masyarakat.

Ia berharap para lulusan UT tidak hanya mampu memahami persoalan, tetapi juga menganalisisnya secara ilmiah berdasarkan data dan menghasilkan solusi.

Harapan tersebut sejalan dengan pandangan Kepala BRIDA NTB, I Gede Putu Aryadi, S.Sos., M.H., yang menilai bertambahnya jumlah sarjana di NTB harus memberikan dampak terhadap pembangunan daerah.

Menurutnya, semakin banyak masyarakat berpendidikan akan menjadi salah satu modal untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mendukung pembangunan NTB.

"Yang lebih berat itu proses mengamalkan dan menerapkan ilmu dalam menyelesaikan masalah-masalah sosial yang ada di masyarakat. Kami berharap para sarjana hadir di tengah masyarakat memberikan solusi, bukan hanya memberikan komentar," terangnya.

Aryadi mengatakan, keberadaan para sarjana juga diharapkan dapat mendukung sejumlah agenda pembangunan NTB, mulai dari pengentasan kemiskinan, penguatan ketahanan pangan hingga pengembangan pariwisata.

Wisuda UT Mataram Periode II 2026.

Sementara itu, Direktur UT Mataram, Ronny Basista, Ph.D., menegaskan UT terus mengambil bagian dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di NTB melalui pelaksanaan tridharma perguruan tinggi.

Selain memperluas partisipasi masyarakat dalam pendidikan tinggi, UT Mataram juga mendorong penelitian dan pengabdian masyarakat agar dapat bersentuhan langsung dengan persoalan yang dihadapi masyarakat.

"Kami mencoba menjangkau masyarakat yang berada di pulau-pulau terluar dan sulit mendapatkan akses pendidikan tinggi. UT Mataram akan terus hadir untuk masyarakat yang mengalami masalah akses terhadap pendidikan tinggi," ujarnya.

Di sisi lain, Direktur Sekolah Pascasarjana UT, Prof. Dr. Maman Rumanta, M.Si., mengatakan komitmen memperluas akses pendidikan tersebut tidak hanya dilakukan pada jenjang sarjana. UT juga terus mengembangkan pendidikan magister dan doktor untuk memenuhi kebutuhan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

"Kami datang untuk masyarakat yang masih jauh dari akses pendidikan. Bukan hanya S1, bahkan S2 dan S3 juga sedang kami kembangkan," katanya.

Menurut Prof. Maman, UT berupaya menjadi bagian dari pemerataan pendidikan sekaligus memastikan kualitas lulusan tetap terjaga.

Ia menambahkan, UT juga telah memberikan akses pendidikan kepada masyarakat Indonesia di luar negeri, termasuk pekerja migran yang tersebar di berbagai negara.

Wisuda UT Periode II Tahun 2026 pun diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni akademik. Para lulusan didorong membawa pengetahuan, keterampilan dan sikap yang diperoleh selama menempuh pendidikan untuk memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, daerah hingga bangsa dan negara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....