Pemberdayaan Kesehatan-Ekonomi Masyarakat lewat Eco-Enzim & Hand Sanitizer Alami

  • 13 Agt 2026 11:06 WIB
  •  Mataram
Poin Utama
  • Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah Bhumi Eco-Enzim Aromatik, yaitu pemanfaatan bahan organik untuk diolah menjadi produk yang memiliki nilai guna dan dapat dikembangkan lebih lanjut.
  • Keterlibatan TP-PKK Desa Mantang menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program karena memiliki peran strategis.
  • Apresiasi kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia atas dukungan pendanaan yang diberikan melalui skema PKM anggaran 2026 .

RRI.CO.ID, Lombok Tengah - Upaya meningkatkan kesehatan sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat terus dilakukan melalui berbagai inovasi berbasis potensi lokal. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk Pemberdayaan Kesehatan dan Ekonomi Masyarakat Desa melalui Inovasi Bhumi Eco-Enzim Aromatik dan Hand Sanitizer Alami Jambu Air” yang dilaksanakan di Dusun Batu Malang, Desa Mantang, Kecamatan Mantang, Kabupaten Lombok Tengah.

Kegiatan pengabdian ini dipimpin oleh Lalu Busyairi Muhsin, M.Pd. selaku ketua pelaksana, dengan melibatkan Ibu Sakilawati selaku Ketua TP-PKK sebagai mitra dalam pelaksanaan kegiatan. Program ini dirancang untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat dalam memanfaatkan sumber daya yang tersedia di lingkungan sekitar menjadi produk inovatif yang memiliki nilai guna sekaligus berpotensi memberikan nilai ekonomi.

Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah Bhumi Eco-Enzim Aromatik, yaitu pemanfaatan bahan organik untuk diolah menjadi produk yang memiliki nilai guna dan dapat dikembangkan lebih lanjut. Selain itu, masyarakat juga diperkenalkan dengan inovasi hand sanitizer alami berbahan dasar jambu air. Pemanfaatan jambu air sebagai bahan lokal menjadi salah satu pendekatan dalam mengembangkan produk kebersihan dengan memanfaatkan potensi sumber daya yang tersedia di lingkungan masyarakat.

Kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada proses pembuatan produk, tetapi juga memberikan edukasi mengenai pentingnya kebersihan, pemanfaatan bahan alam, pengelolaan bahan organik, serta peluang pengembangan produk yang memiliki nilai ekonomi. Masyarakat diberikan kesempatan untuk terlibat secara langsung mulai dari pengenalan bahan, proses pengolahan, formulasi, hingga pemahaman mengenai pengemasan dan potensi pengembangan produk.

Antusiasme masyarakat terlihat dari keterlibatan aktif para anggota mitra sasaran selama kegiatan berlangsung. Salah satu anggota mitra yang aktif mengikuti kegiatan adalah Ibu Zelisa Nudia Fitri. Ia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan pengalaman dan pengetahuan baru, khususnya mengenai pemanfaatan bahan yang ada di sekitar menjadi produk yang lebih bermanfaat.

“Kegiatan ini sangat menarik karena kami mendapatkan pengetahuan baru tentang bagaimana bahan yang ada di sekitar kita dapat dimanfaatkan menjadi produk yang memiliki manfaat sekaligus berpotensi memiliki nilai ekonomi. Kami juga mendapatkan pengalaman langsung dalam proses pembuatannya,” ujar Ibu Zelisa Nudia Fitri.

Menurut Lalu Busyairi Muhsin, M.Pd., kegiatan pengabdian tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pelatihan semata, tetapi dapat menjadi langkah awal bagi masyarakat untuk mengembangkan produk berbasis potensi lokal secara berkelanjutan.

“Yang ingin kami bangun bukan hanya kemampuan masyarakat dalam membuat produk, tetapi juga kesadaran bahwa potensi yang ada di sekitar dapat dikembangkan menjadi sesuatu yang bermanfaat. Dengan pengetahuan, keterampilan, dan pendampingan yang tepat, produk sederhana dapat memiliki nilai kesehatan, lingkungan, bahkan nilai ekonomi,” ungkapnya.

Keterlibatan TP-PKK Desa Mantang menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program karena memiliki peran strategis dalam menggerakkan masyarakat dan mendorong penerapan hasil kegiatan di lingkungan keluarga maupun komunitas. Melalui kolaborasi antara tim pengabdian dan mitra masyarakat, inovasi yang diperkenalkan diharapkan dapat terus dikembangkan dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Program ini juga menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang disesuaikan dengan kebutuhan serta potensi lokal. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menciptakan masyarakat yang lebih mandiri dalam menjaga kesehatan, mengelola lingkungan, sekaligus melihat peluang ekonomi dari sumber daya yang tersedia di sekitarnya.

Melalui kegiatan Bhumi Eco-Enzim Aromatik dan Hand Sanitizer Alami Jambu Air, masyarakat Dusun Batu Malang tidak hanya diajak untuk mengenal inovasi, tetapi juga didorong untuk menjadi bagian dari proses penciptaan solusi. Dari bahan lokal menjadi produk bernilai, dari pengetahuan menjadi keterampilan, dan dari keterampilan menjadi peluang pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Atas terlaksananya kegiatan ini, tim pelaksana menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia atas dukungan pendanaan yang diberikan melalui skema Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) anggaran 2026 sehingga kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat terlaksana dengan baik.

Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam mendorong terlaksananya program pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam pengembangan inovasi berbasis potensi lokal serta peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat di Dusun Batu Malang, Desa Mantang, Kecamatan Mantang, Kabupaten Lombok Tengah.

Tim pelaksana juga menyampaikan apresiasi kepada Ibu Sakilawati selaku Ketua TP-PKK, Ibu Zelisa Nudia Fitri selaku anggota mitra sasaran, serta seluruh masyarakat Dusun Batu Malang atas partisipasi, antusiasme, dan dukungan aktif selama pelaksanaan kegiatan.

Melalui sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, TP-PKK, dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sehat, mandiri, kreatif, dan produktif, sekaligus mampu mengembangkan potensi lokal menjadi inovasi yang memberikan manfaat bagi lingkungan dan perekonomian masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....