KKN-PMD UNRAM Kelompok Gumantar 2 Dorong Pemanfaatan Limbah Organik Menjadi Pupuk

  • 12 Agt 2026 12:21 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Utara – Pemanfaatan limbah organik menjadi produk yang bernilai guna merupakan salah satu upaya mendukung pertanian berkelanjutan sekaligus mengurangi pencemaran lingkungan. Berangkat dari kondisi tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Masyarakat Desa (KKN-PMD) Universitas Mataram Kelompok Desa Gumantar 2 melaksanakan Sosialisasi Pemanfaatan Limbah Organik Menjadi Pupuk Organik Cair (POC) pada Minggu (2/8/2026) di Kebun Kepala Dusun Tenggorong, Desa Gumantar, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara.

Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja mahasiswa KKN-PMD dalam mendukung penerapan konsep ekonomi hijau melalui pemanfaatan limbah organik yang tersedia di lingkungan sekitar menjadi produk yang bermanfaat bagi sektor pertanian. Sosialisasi dihadiri oleh 33 peserta yang terdiri atas Kepala Dusun Tenggorong, perwakilan pemerintah desa, Karang Taruna, para petani, dan masyarakat setempat.

Sebagai narasumber, kegiatan menghadirkan Abdus Syakur Assopi, S.P., M.Si., alumni Fakultas Pertanian Universitas Mataram, yang menyampaikan materi mengenai manfaat Pupuk Organik Cair (POC), proses pembuatannya, hingga teknik penggunaannya pada berbagai jenis tanaman.

Dalam kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan dengan pemanfaatan limbah organik yang mudah ditemukan di sekitar lingkungan, seperti batang pisang (gedebong), kulit pisang, kulit kakao, serta sisa sayuran rumah tangga. Bahan-bahan tersebut kemudian difermentasi menggunakan larutan aktivator berupa EM4, gula merah, dan air cucian beras sehingga menghasilkan Pupuk Organik Cair (POC) yang ramah lingkungan.

Selain penyampaian materi, mahasiswa KKN-PMD bersama narasumber juga memberikan demonstrasi secara langsung mengenai tahapan pembuatan POC, mulai dari proses pencacahan bahan organik, pencampuran larutan aktivator, proses fermentasi, hingga cara penggunaan POC yang benar. Peserta juga diperlihatkan hasil POC yang telah difermentasi selama kurang lebih tiga minggu sebagai contoh hasil akhir yang dapat diterapkan di tingkat rumah tangga maupun kelompok tani.

Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya partisipasi selama kegiatan berlangsung. Berbagai pertanyaan diajukan terkait teknik fermentasi, penyimpanan POC, hingga cara pengaplikasian pada tanaman. Sebagai bentuk tindak lanjut program, mahasiswa KKN-PMD turut menyerahkan ember komposter, EM4, dan Pupuk Organik Cair hasil fermentasi kepada masyarakat agar dapat dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran sekaligus mendorong praktik pengolahan limbah organik secara mandiri.

Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 2 (Zero Hunger) melalui penerapan pertanian berkelanjutan, Tujuan 12 (Responsible Consumption and Production) melalui pemanfaatan limbah organik menjadi produk bernilai guna, serta Tujuan 13 (Climate Action) melalui pengelolaan limbah yang ramah lingkungan dan pengurangan ketergantungan terhadap pupuk kimia.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-PMD Universitas Mataram berharap masyarakat semakin memahami bahwa limbah organik tidak hanya dapat mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga memiliki nilai manfaat sebagai pupuk organik yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pertanian yang lebih ramah lingkungan. Program ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mendorong kemandirian masyarakat, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan melalui pemanfaatan sumber daya lokal.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....