Unram Bantu Guru Bahasa Inggris Kembangkan Best Practice untuk Publikasi
- 18 Sep 2026 14:12 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Tuntutan profesionalisme pendidik tidak hanya mengharuskan guru menjalankan proses belajar mengajar, tetapi juga melakukan pengembangan diri, menghasilkan karya inovatif, dan melakukan publikasi ilmiah. Ketentuan tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009 serta PermenPANRB Nomor 1 Tahun 2023.
Namun, kewajiban tersebut masih menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Beban mengajar yang tinggi, rumitnya prosedur administrasi, serta belum terbentuknya budaya menulis menjadi sejumlah hambatan bagi guru dalam memenuhi Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) hingga berpengaruh terhadap proses penjenjangan karier.
Merespons persoalan tersebut, tim dosen dari Kelompok Bidang Ilmu Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mataram menghadirkan pendampingan intensif penulisan ide pembelajaran berbasis Best Practice bagi pengajar Bahasa Inggris di Kota Mataram.
Program pengabdian kemitraan tersebut dipimpin Drs. I Made Sujana, M.A., bersama Dr. Lalu Thohir, M.Pd., Agus Saputra, M.Pd., La Ode Alfin Haris Munandar, M.Pd., serta mahasiswa Prily Wiske Widiya Putri. Tim Unram membangun komunitas belajar atau Learning Community untuk membantu guru mengubah pengalaman empiris di kelas menjadi karya ilmiah yang siap diterbitkan.
Salah satu pendekatan yang diterapkan adalah Deconstruction-Construction Model. Melalui tahap deconstruction, peserta diajak membedah naskah praktik baik atau best practice untuk memahami sintaks, struktur argumen, serta keselarasan antarbagian dalam sebuah karya.
Setelah memahami kerangka tersebut, guru kemudian dibimbing melakukan construction dengan merekonstruksi pengalaman mengajar masing-masing ke dalam template penulisan ide pembelajaran secara terstruktur. Pendekatan ini menjadi salah satu upaya untuk mengatasi writer's block dan kendala teknis yang dihadapi guru ketika menyusun karya ilmiah.
Untuk menyesuaikan pendampingan dengan keterbatasan waktu guru, tim Unram juga menerapkan ekosistem pembelajaran bauran atau Blended TPD melalui model Flipped Learning. Sistem Manajemen Pembelajaran atau LMS berbasis Google Sites dirancang khusus oleh tim dosen untuk mendukung proses tersebut.
Melalui Google Sites, guru dapat mengakses materi, Term of Reference (TOR), video panduan, serta contoh naskah sejak H-7 sebelum mengikuti sesi diskusi interaktif melalui Google Meet dan workshop tatap muka. Pola tersebut dirancang untuk membuat proses pendampingan lebih efisien bagi para peserta.
Pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence juga menjadi bagian dari program tersebut. Para pendidik dibekali keterampilan menggunakan AI, seperti ChatGPT dan perangkat analisis teks, untuk membantu memformulasikan tujuan pembelajaran, mengeksplorasi ide, serta menyusun langkah-langkah mengajar.
Pemanfaatan teknologi tersebut tetap diarahkan agar tidak mengikis orisinalitas dan kreativitas pedagogis guru. Pengalaman dan gagasan guru tetap menjadi bagian penting dalam proses pengembangan ide pembelajaran yang dituangkan ke dalam karya.
Dari program tersebut dihasilkan 25 naskah ide pembelajaran Bahasa Inggris yang berasal dari guru, dosen, dan mahasiswa. Naskah tersebut dikompilasi untuk diterbitkan secara kolektif oleh MGMP Kota Mataram, disertai artikel publikasi ilmiah terindeks Sinta.
Selain menghasilkan naskah, akun Google Sites yang digunakan dalam pendampingan juga ditetapkan sebagai karya inovasi yang dimanfaatkan secara resmi oleh komunitas penggerak MGMP. Hal tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem belajar yang dapat terus dimanfaatkan oleh komunitas guru.
Program pendampingan ini juga diarahkan untuk mendukung tiga tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), yakni SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Pada aspek SDG 4, penguatan kompetensi pedagogis dan metodologi pembelajaran berbasis best practice diarahkan untuk meningkatkan mutu pengajaran Bahasa Inggris dan literasi peserta didik di jenjang SMP. Beberapa pendekatan pembelajaran yang dikembangkan meliputi Immersive Learning, Learning Station, dan Game-Based Instruction.
Sementara itu, pengembangan LMS berbasis Google Sites dan pemanfaatan AI dalam tugas-tugas keguruan menjadi bagian dari kontribusi terhadap SDG 9. Teknologi tersebut digunakan untuk mendukung inovasi pendidikan yang inklusif dan efisien.
Dari sisi kemitraan, program ini memperkuat kolaborasi antara Universitas Mataram dengan MGMP Bahasa Inggris SMP Kota Mataram. Kemitraan tersebut diarahkan untuk menjadi bagian dari sinergi berkelanjutan dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor pendidikan.
Evaluasi program menunjukkan respons positif dan minat tinggi dari para guru untuk melanjutkan kemitraan. Sebagai bagian dari keberlanjutan, Unram dan MGMP Bahasa Inggris SMP Kota Mataram merancang tahapan pengabdian berikutnya yang berfokus pada penyusunan Book Chapter ilmiah serta pembuatan video demonstrasi pembelajaran berbasis ide-ide inovatif yang telah dibukukan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....