Kamus Masuk Sekolah, Balai Bahasa NTB Tingkatkan Literasi Siswa SMPN 1 Mataram
- 30 Jul 2026 17:22 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus memperluas layanan kebahasaan melalui program jemput bola (Jempol). Salah satu program yang digelar yakni Kamus Masuk Sekolah di SMP Negeri 1 Mataram untuk meningkatkan literasi kebahasaan dan keterampilan siswa dalam memanfaatkan kamus.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 24 Juli 2026 itu diikuti 43 siswa kelas VIII. Tim Kerja Perkamusan dan Peristilahan Balai Bahasa Provinsi NTB memperkenalkan fungsi kamus, cara menggunakan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) secara tepat, serta pentingnya memperkaya kosakata dalam kehidupan sehari-hari melalui metode pembelajaran yang interaktif.
Program Kamus Masuk Sekolah menjadi bagian dari komitmen Balai Bahasa Provinsi NTB menghadirkan layanan kebahasaan yang lebih dekat dengan masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan. Melalui pendekatan langsung ke sekolah, Balai Bahasa berharap pemanfaatan kamus dapat menjadi bagian dari budaya literasi dan proses belajar siswa.
Pelaksana Tugas Kepala SMPN 1 Mataram, Muhammad Taufik, menyambut positif pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, program itu memberikan manfaat bagi siswa dalam meningkatkan kemampuan berbahasa sekaligus memperkenalkan pentingnya penggunaan kamus sebagai rujukan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
"Kami mengucapkan terima kasih atas layanan yang telah diberikan. Kegiatan ini dinilai dapat memberikan manfaat bagi siswa dalam meningkatkan kemampuan berbahasa sekaligus memperkenalkan pentingnya penggunaan kamus," ujarnya.
Ia juga berharap kerja sama antara SMPN 1 Mataram dan Balai Bahasa Provinsi NTB dapat terus berlanjut melalui berbagai program kebahasaan dan kesastraan lainnya.
Balai Bahasa Provinsi NTB menegaskan akan terus menghadirkan berbagai layanan kebahasaan yang menjangkau masyarakat secara langsung. Program Kamus Masuk Sekolah diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat budaya literasi sekaligus meningkatkan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar di kalangan generasi muda.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....