Rektor Unram Tegaskan Komitmen Wujudkan Kampus Berdampak di Sumbawa
- 26 Jul 2026 16:14 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram – Universitas Mataram (Unram) memperkuat komitmennya mewujudkan visi "Kampus Berdampak" melalui kolaborasi strategis dengan Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Langkah tersebut ditegaskan dalam audiensi di Kantor Bupati Sumbawa, Senin 20 Juli 2026, sebagai upaya menghadirkan riset dan kepakaran perguruan tinggi yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.
Rektor Unram, Prof. Dr. Sukardi, M.Pd., mengatakan paradigma pendidikan tinggi saat ini harus berorientasi pada penyelesaian persoalan riil yang dihadapi masyarakat.
"Paradigma pendidikan tinggi saat ini harus berorientasi pada penyelesaian masalah nyata di lapangan. Kami ingin memastikan hasil riset tidak berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi benar-benar memberikan dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi masyarakat," terangnya.
Ia menjelaskan, melalui program Kampus Berdampak, Unram akan mengerahkan para guru besar dan dosen untuk mendampingi desa-desa di Kabupaten Sumbawa. Pendampingan tersebut meliputi penerapan teknologi, penyelesaian persoalan sosial, peningkatan produktivitas ekonomi, hingga hilirisasi komoditas unggulan daerah seperti porang.
Selain dosen dan pakar, Unram juga melibatkan mahasiswa melalui program "CEO Desa". Dalam program tersebut, mahasiswa ditugaskan mendampingi masyarakat mengembangkan potensi desa dan hasil laporannya dapat diakui sebagai tugas akhir pengganti skripsi.
Program tersebut diselaraskan dengan berbagai agenda pembangunan Pemerintah Kabupaten Sumbawa, di antaranya pengembangan lahan 15.000 hektare untuk swasembada garam nasional, penguatan ekonomi biru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Samota, serta program Sumbawa Hijau Lestari yang mengintegrasikan budidaya sengon dan porang.
Dalam audiensi itu, tim akademisi Unram juga memberikan berbagai masukan ilmiah. Dr. Hairil Anwar menekankan pentingnya evaluasi berbasis data terhadap penyusutan tutupan hutan di Sumbawa, sedangkan Prof. Dahlan mengingatkan perlunya grand design peternakan berkelanjutan agar pengembangan sektor pertanian tidak mengurangi kawasan peternakan.
Rektor Unram juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ia mengungkapkan sekitar 42 persen mahasiswa Unram berasal dari keluarga dengan kemampuan ekonomi terbatas, sehingga diperlukan dukungan beasiswa, termasuk melalui program orang tua asuh dari para alumni.
Di bidang kesehatan, Unram dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa juga membahas upaya memperluas akses layanan dokter spesialis dan kedokteran hewan di Nusa Tenggara Barat melalui dukungan pendanaan Corporate Social Responsibility (CSR) PT Amman Mineral.
Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyatakan kesiapan memfasilitasi kebutuhan administrasi yang diperlukan. Sementara itu, Unram membuka peluang penambahan kuota mahasiswa Fakultas Kedokteran asal Kabupaten Sumbawa sebagai langkah memenuhi kebutuhan tenaga medis di daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....