Perkuat Budaya Literasi, SMPN 15 Mataram Kembangkan Perpustakaan Digital
- 07 Jul 2026 10:05 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram – SMP Negeri 15 Mataram terus berinovasi dalam meningkatkan budaya literasi di lingkungan sekolah. Selain menghadirkan perpustakaan digital, sekolah juga menyiapkan berbagai program pendukung, mulai dari pengembangan pojok literasi hingga penambahan koleksi buku nonteks agar minat baca siswa semakin meningkat.
Kepala SMP Negeri 15 Mataram, Sri Wahyu Indriani, mengatakan transformasi layanan perpustakaan menjadi salah satu langkah yang dilakukan sekolah untuk mengikuti perkembangan teknologi sekaligus memudahkan akses siswa terhadap bahan bacaan.
Menurutnya, perpustakaan digital yang diberi nama Andini dikembangkan melalui kerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Mataram. Perguruan tinggi tersebut membantu proses digitalisasi perpustakaan, mulai dari penyusunan sistem, pendataan koleksi buku, hingga pembuatan barcode untuk mempermudah proses peminjaman.
"Universitas Muhammadiyah membantu kami membuat web perpustakaan digital. Mereka juga membantu proses input data buku, pembuatan barcode, sampai sistem peminjaman," ujarnya, Selasa 7 Juli 2026.
Sri Wahyu menjelaskan, seluruh buku paket yang digunakan dalam proses pembelajaran kini telah memenuhi kebutuhan siswa dengan rasio satu siswa satu buku. Karena itu, pengembangan perpustakaan kini lebih difokuskan pada penyediaan buku-buku nonpelajaran yang dapat memperkaya wawasan peserta didik.
"Kami sedang menambah koleksi buku nonteks agar anak-anak memiliki lebih banyak pilihan bacaan selain buku pelajaran," ungkapnya.
Tak hanya memperkuat koleksi, sekolah juga membangun pojok literasi dan teras literasi di sejumlah sudut sekolah. Langkah tersebut dilakukan agar kegiatan membaca tidak hanya berlangsung di ruang perpustakaan, tetapi menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari warga sekolah.
Pengelolaan perpustakaan juga terus ditingkatkan melalui pelatihan bagi tenaga perpustakaan. Petugas secara rutin mengikuti bimbingan teknis yang diselenggarakan Perpustakaan Provinsi Nusa Tenggara Barat maupun Perpustakaan Kota Mataram.
Sri Wahyu berharap berbagai inovasi tersebut dapat membangun kebiasaan membaca di kalangan peserta didik sekaligus menjadikan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....