Terapkan Gerakan 5M, SMKPP Mataram Bangun Budaya Sekolah Bebas Penyimpangan
- 04 Mei 2026 12:44 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram – SMKPP Negeri Mataram membangun budaya sekolah yang disiplin melalui penerapan gerakan 5M. Program ini bertujuan mencegah berbagai bentuk penyimpangan di kalangan siswa.
Gerakan 5M mencakup pencegahan terhadap maling, miras, madon, main judi, dan madat atau narkoba. Program ini menjadi bagian dari sistem pembinaan karakter di sekolah.
Pendekatan yang dilakukan tidak hanya bersifat pengawasan. Sekolah juga menanamkan nilai-nilai kedisiplinan melalui aturan yang jelas dan konsisten.
Kepala SMKPP Negeri Mataram, Sugiarta, S.Pi., M.Pd., M.Si., menjelaskan bahwa gerakan ini menjadi upaya preventif yang terus dijalankan.
“Kami memiliki gerakan 5M yaitu menghindari maling, miras, madon, main judi, dan madat atau narkoba,” ujarnya.
Selain itu, sekolah juga memperketat aturan terkait penampilan dan perilaku siswa. Mulai dari larangan rambut gondrong, tato, hingga tindik bagi siswa laki-laki.
Aturan ini diterapkan sebagai bagian dari pembentukan karakter. Sekolah ingin menciptakan lingkungan belajar yang tertib dan kondusif.
“Jika ditemukan pelanggaran, kami lakukan pembinaan melalui konseling dan melibatkan orang tua,” katanya.
Program ini juga didukung dengan pengawasan terhadap aktivitas siswa di luar sekolah. Komunikasi dengan orang tua dilakukan secara intensif melalui grup daring.
Langkah ini memungkinkan sekolah memantau aktivitas siswa secara lebih luas. Penanganan masalah dapat dilakukan dengan cepat.
“Kami membangun komunikasi dengan orang tua melalui grup untuk memantau perkembangan siswa,” ujarnya.
Sugiarta mengungkapkan, pencegahan menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan.
“Pencegahan lebih utama agar masalah tidak terjadi di lingkungan sekolah,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....