SMKPP Negeri Mataram Siapkan Klinik Konsultasi Pertanian untuk Umum
- 20 Jul 2026 09:10 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - SMK Pertanian Pembangunan (SMKPP) Negeri Mataram berkomitmen memperluas perannya sebagai pusat edukasi pertanian dengan menyiapkan klinik konsultasi budidaya tanaman yang dapat dimanfaatkan sekolah maupun masyarakat. Layanan tersebut diharapkan menjadi wadah berbagi pengetahuan sekaligus pendampingan bagi siapa saja yang ingin mengembangkan sektor pertanian.
Kepala SMKPP Negeri Mataram, Sugiarta, mengatakan pembukaan klinik konsultasi menjadi salah satu langkah lanjutan setelah sekolah memberikan pelatihan budidaya cabai kepada guru-guru dari berbagai sekolah. Melalui layanan itu, masyarakat maupun lembaga pendidikan dapat berkonsultasi secara langsung mengenai teknik budidaya tanaman.
"SMKPP membuka klinik konsultasi budidaya tanaman cabai. Bagi yang ingin berkonsultasi tentang tanaman cabai, termasuk tanaman buah, kami buka klinik konsultasi," jelasnya, Senin 20 Juli 2026.
Menurut Sugiarta, layanan tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi sekolah yang mengikuti program budidaya cabai, tetapi juga terbuka bagi masyarakat umum, lembaga, maupun kelompok yang ingin memperoleh pendampingan di bidang pertanian.
Ia menjelaskan, masyarakat dapat datang kapan saja untuk mendapatkan informasi mengenai teknik pembibitan, penanaman, perawatan tanaman hingga penanganan berbagai kendala yang dihadapi saat proses budidaya.
"Kapan pun bisa datang, baik untuk program edukasi, field trip atau kunjungan, berkunjung secara pribadi, perorangan maupun lembaga. Termasuk pelatihan juga kami siapkan," ujarnya.
Selain menjadi tempat konsultasi, SMKPP Negeri Mataram juga membuka kesempatan bagi sekolah untuk melaksanakan kegiatan edukasi, kunjungan pembelajaran, hingga pelatihan praktik secara langsung di lingkungan sekolah. Langkah tersebut diharapkan mampu memperluas pemahaman masyarakat terhadap dunia pertanian.
Sugiarta menegaskan komitmen SMKPP Negeri Mataram tidak hanya sebatas mencetak lulusan yang kompeten, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui penyebarluasan ilmu pengetahuan dan teknologi pertanian.
"Komitmen kami bagaimana membangun pertanian itu tidak bisa setengah-setengah. Kita harus utuh memberikan dampak secara langsung kepada masyarakat dan lingkungan, terutama dimulai dari sekolah," terangnya.
Ia menilai sekolah menjadi titik awal yang tepat untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap sektor pertanian. Melalui edukasi sejak dini, siswa diharapkan memiliki pilihan karier yang lebih luas, termasuk menjadi wirausahawan di bidang pertanian.
"Harapan kami, anak-anak nantinya memiliki pilihan masa depan. Budidaya tanaman cabai ini memiliki prospek yang baik karena semua orang membutuhkan cabai dan komoditas ini relatif mudah dipasarkan," tuturnya.
Melalui klinik konsultasi tersebut, SMKPP Negeri Mataram berharap dapat menjadi pusat pembelajaran pertanian yang mampu menjembatani dunia pendidikan dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang produktif dan berdaya saing di sektor pertanian.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....