Dari Balik Studio RRI Mataram: Siswa MTS NM. AD. Dinul Qayyim Belajar Dunia Penyiaran
- 04 Mei 2026 11:47 WIB
- Mataram
RRI. CO.ID, Mataram - Sebanyak 50 siswa-siswi MTS NM. AD Dinul Qayyim, Kapek Gunungsari, mengikuti kunjungan edukatif ke Radio Republik Indonesia Mataram, Senin 4 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari metode pembelajaran outing class yang dirancang untuk memperkaya wawasan siswa di luar ruang kelas, khususnya di bidang informatika dan penyiaran.
Kunjungan ke media massa ini bertujuan agar para siswa memahami secara langsung proses kerja di dunia penyiaran, mulai dari produksi hingga penyampaian informasi kepada publik. Hal ini sejalan dengan pembelajaran informatika yang telah diterapkan di sekolah sejak kelas 7 hingga kelas 9.

Guru Aqidah Akhlak, Marwan Suhaemi, yang turut mendampingi kegiatan tersebut menjelaskan bahwa metode outing class merupakan pendekatan inovatif dalam pendidikan. Siswa diajak belajar langsung di berbagai lingkungan seperti alam, museum, industri, hingga media massa untuk mempraktikkan teori yang telah diperoleh di kelas.
“Melalui kunjungan ini, siswa bisa melihat langsung bagaimana proses penyiaran berlangsung. Ini penting karena pembelajaran informatika sangat berkaitan dengan dunia digital dan media,” ujarnya.
Marwan juga menyoroti perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat. Ia membandingkan kondisi pembelajaran beberapa tahun lalu yang masih serba manual, dengan kondisi saat ini di mana siswa dituntut mampu mengakses dan memahami informasi melalui internet.
“Sekarang dengan adanya Google dan akses WiFi, siswa harus mampu memanfaatkan teknologi dengan baik. Harapannya, kunjungan ini dapat membuka wawasan mereka tentang luasnya dunia digital,” tambahnya.
Senada dengan itu, Guru IPS Zohryah menilai kegiatan ini memberikan dampak positif bagi pemahaman siswa. Menurutnya, pembelajaran informatika tidak cukup hanya melalui teori, tetapi harus disertai praktik langsung.

“Kalau hanya teori, siswa akan sulit memahami. Dengan melihat langsung di lapangan, mereka jadi lebih mengerti. Selain itu, siswa juga perlu bijak dalam menggunakan teknologi, terutama dalam memilah konten yang bermanfaat,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, pemateri dari RRI, Agoes Santhosa, memberikan pemaparan mengenai dunia penyiaran radio serta keterkaitannya dengan teknologi informasi. Ia menjelaskan bagaimana perangkat seperti ponsel dan laptop menjadi bagian penting dalam mendukung pekerjaan di dunia penyiaran modern.
Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan minat siswa terhadap dunia media sekaligus meningkatkan literasi digital mereka, sehingga dapat memanfaatkan teknologi secara positif di era perkembangan zaman yang semakin pesat. (RRI/Joe)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....