Hardiknas 2026: Dikpora NTB Ajak Semua Pihak Tingkatkan Mutu Pendidikan

  • 02 Mei 2026 09:24 WIB
  •  Mataram
Poin Utama
  • Hardiknas 2026: Dikpora NTB Ajak Semua Pihak Tingkatkan Mutu Pendidikan
  • pendidikan saat ini masih membutuhkan perhatian serius
  • berkolaborasi untuk menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas

‎RRI.CO.ID, Mataram - Momentun hari Pendidikan nasional (Hardiknas) 2026, Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) NTB mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di NTB. Kepala Dikpora NTB, Syamsul Hadi, mengatakan pendidikan saat ini masih membutuhkan perhatian serius dan langkah strategis yang terukur.

‎“Dari berbagai data yang ada, mutu pendidikan kita memang masih perlu ditingkatkan. Ini membutuhkan upaya strategis serta semangat dan kontribusi nyata dari semua pihak,” kata Syamsul, Sabtu, 2 Mei 2026.

‎Ia menyoroti sejumlah indikator yang masih menjadi pekerjaan rumah, di antaranya pemenuhan standar pelayanan minimum (SPM) pendidikan. Menurut dia, hak masyarakat untuk memperoleh layanan pendidikan yang layak harus dijamin sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

‎Selain itu, persoalan anak tidak sekolah juga dinilai masih mengkhawatirkan. Kondisi ini, kata Syamsul, berdampak langsung terhadap capaian standar mutu pendidikan di NTB.

“Ini tidak bisa diselesaikan sendiri. Perlu sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, pemerintah pusat, hingga masyarakat,” ujarnya.

‎Syamsul menjelaskan, pemerintah daerah mendorong pendekatan kolaboratif berbasis data dalam merumuskan kebijakan. Data faktual di lapangan, termasuk yang bersumber dari Data Pokok Pendidikan (Dapodik), menjadi dasar dalam menentukan strategi yang kontekstual.

‎Ia mencontohkan, tingginya angka anak putus sekolah di jenjang SMA/SMK akibat perkawinan dini membutuhkan pendekatan yang melibatkan masyarakat dan orang tua. “Edukasi di tingkat desa menjadi penting untuk menekan praktik pernikahan dini yang berkontribusi pada angka putus sekolah,” katanya.

‎Di sisi lain, pemerataan fasilitas pendidikan juga menjadi fokus. Syamsul menyebut penyediaan sarana dan prasarana kini mengacu pada basis data yang terintegrasi.

“Dari Dapodik terlihat kebutuhan riil sekolah, baik gedung, perangkat pembelajaran, maupun fasilitas pendukung lainnya. Itu yang menjadi dasar prioritas,” ujarnya.

‎Di momentum Hardiknas yang mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta, Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, Syamsul mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terlibat aktif. Ia menekankan bahwa peningkatan mutu pendidikan merupakan tanggung jawab bersama.

‎“Quality is everybody’s business. Mutu pendidikan adalah urusan kita semua baik itu pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

“Mari berkolaborasi untuk menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat," imbuhnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....