Balai Bahasa NTB Intensifkan Pendampingan Pengutamaan Bahasa Negara di Loteng

  • 30 Jul 2026 17:16 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Tengah – Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat memperkuat penerapan pengutamaan bahasa Indonesia di ruang publik dan dokumen resmi melalui pendampingan terhadap 40 lembaga binaan di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng).

Program tahap ketiga tersebut berlangsung pada 22 hingga 25 Juli 2026 sebagai bagian dari pembinaan penggunaan bahasa negara sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pendampingan dilakukan oleh Tim Pembinaan Balai Bahasa Provinsi NTB dengan pendekatan berbeda sesuai tingkat perkembangan masing-masing lembaga.

Sebagian instansi yang telah mengikuti pembinaan selama dua tahun mendapatkan pendampingan secara daring, sedangkan lembaga yang baru bergabung pada 2026 memperoleh kunjungan lapangan.

Sejumlah sekolah yang menjadi sasaran antara lain SMP Negeri 4 Satu Atap Praya Barat Daya, SD Negeri 1 Kawo, SMP Negeri 4 Batukliang, dan SMP Negeri 1 Pujut.

Selain itu, pendampingan juga menyasar instansi pemerintah seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Perpustakaan dan Arsip, RSUD Praya, hingga Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Lombok Tengah.

Kepala Balai Bahasa Provinsi NTB, Arie Andrasyah Isa, mengatakan keterlibatan langsung pimpinan dalam pendampingan menunjukkan keseriusan lembaganya meningkatkan kualitas penggunaan bahasa Indonesia.

"Rumah sakit adalah tempat yang menuntut pelayanan cepat. Papan informasi yang jelas dan efektif akan membantu pengunjung memperoleh informasi dengan mudah sehingga tidak perlu banyak bertanya ketika datang," ujarnya saat melakukan pendampingan di RSUD Praya.

Ia menjelaskan penggunaan bahasa Indonesia yang baik tidak hanya berkaitan dengan kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik melalui informasi yang mudah dipahami masyarakat.

Balai Bahasa Provinsi NTB dijadwalkan kembali melakukan evaluasi terhadap seluruh lembaga binaan pada September 2026. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penilaian sekaligus pemberian penghargaan kepada lembaga yang dinilai paling konsisten menerapkan pengutamaan bahasa negara pada Bulan Bahasa 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....