Bhayangkari NTB Go Digital, Strategi Perkuat Ketahanan Ekonomi Keluarga
- 24 Apr 2026 17:19 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Transformasi digital kini menjadi kebutuhan yang tidak terelakkan, termasuk bagi organisasi Bhayangkari. Hal tersebut mengemuka dalam Obrolan Beranda Astacita: Ruang Ekonomi Digital yang disiarkan di Pro1 RRI Mataram, Jumat sore 24 April 2026.
Dialog yang mengangkat tema “Bhayangkari Daerah NTB Go Digital Kunci Bertahan di Tengah Tantangan Ekonomi”, menghadirkan narasumber Liana Wildan, Ketua Urusan Publikasi Bhayangkari Daerah NTB.

Dalam perbincangan tersebut, Liana menegaskan bahwa transformasi digital didorong oleh kebutuhan untuk memperkuat ketahanan ekonomi keluarga. Menurutnya, perkembangan teknologi saat ini menghadirkan berbagai aplikasi yang dapat dimanfaatkan untuk mengelola keuangan rumah tangga secara lebih efektif.
“Sebagai ibu rumah tangga, kita bisa memanfaatkan teknologi untuk mengatur pemasukan dan pengeluaran secara lebih baik,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa peran Bhayangkari tidak hanya sebatas mendampingi suami, tetapi juga sebagai pendidik bagi anak-anak. Oleh karena itu, pemahaman terhadap teknologi digital menjadi penting agar dapat mengikuti perkembangan zaman sekaligus mendukung ketahanan ekonomi keluarga.
Meski sebagian besar anggota Bhayangkari telah mengenal teknologi, Liana mengakui bahwa peningkatan literasi digital masih diperlukan, terutama dalam pemanfaatan aplikasi yang menunjang produktivitas dan pengelolaan keuangan.
“Dengan kecakapan teknologi yang baik, kita bisa mewujudkan keluarga yang tangguh dalam menghadapi perubahan zaman,” tambahnya.
Ia juga menekankan pentingnya digitalisasi bagi anggota Bhayangkari yang bergerak di sektor UMKM, seperti usaha kuliner dan fashion. Melalui platform digital, produk yang dihasilkan tidak hanya menjangkau pasar lokal, tetapi juga berpeluang menembus pasar yang lebih luas hingga global.
Sebagai bentuk implementasi digitalisasi, Bhayangkari Daerah NTB telah menghadirkan aplikasi E-Juklak, yang berfungsi sebagai panduan digital dalam pelaksanaan kegiatan organisasi, termasuk tata cara upacara, pakaian dinas hingga penampilan serta tata cara berkomunikasi.
“Aplikasi ini menjadi pedoman bagi seluruh anggota, sehingga dapat meminimalisir kesenjangan dan menjaga keseragaman dalam organisasi,” jelasnya.
Melalui berbagai upaya tersebut, Bhayangkari Daerah NTB terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, sekaligus memperkuat peran perempuan dalam mendukung ketahanan ekonomi keluarga di tengah tantangan ekonomi yang terus berubah. (Joe/RRI)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....