UKK SMKPP Mataram Tuntas, 107 Siswa Dinyatakan Kompeten oleh Dunia Industri
- 23 Apr 2026 11:59 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) di Komitmen SMK Pertanian Pembangunan (SMKPP) Negeri Mataram tahun pelajaran 2025–2026 resmi berakhir. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh pihak sekolah.
Kegiatan praktik dilaksanakan pada awal bulan dengan melibatkan ratusan siswa dari berbagai program keahlian. Proses penilaian dan verifikasi hasil kini telah rampung dilakukan oleh tim akademik sekolah.
Kepala SMKPP Negeri Mataram, Sugiarta, S.Pi., M.Pd., M.Si., menegaskan seluruh tahapan UKK telah diselesaikan tanpa kendala berarti.
“Kegiatan Uji Kompetensi Keahlian SMKPP Negeri Mataram Tahun Pelajaran 2025–2026 telah selesai kami laksanakan, mulai dari praktik hingga pengolahan nilai dan saat ini seluruhnya sudah selesai,” ujarnya, Kamis 23 April 2026.
Sebanyak 107 siswa mengikuti UKK yang terbagi dalam delapan kompetensi keahlian. Seluruh peserta dinyatakan telah mengikuti proses pengujian secara menyeluruh.
Pelaksanaan UKK tidak hanya dilakukan di lingkungan sekolah, tetapi juga melibatkan dunia usaha dan dunia industri sebagai lokasi uji kompetensi. Menurut Kepala SMKPP Negeri Mataram, hal ini dilakukan untuk memastikan kesesuaian standar keterampilan siswa dengan kebutuhan lapangan kerja.
“Jumlah peserta UKK itu 107, terdiri dari delapan kompetensi keahlian dan seluruhnya telah selesai diuji dengan melibatkan penguji eksternal dan internal,” katanya.
Penguji eksternal berasal dari berbagai sektor industri yang relevan dengan bidang keahlian siswa. Kehadiran mereka menjadi indikator penting dalam menilai kualitas lulusan.
Sugiarta menjelaskan, beberapa kompetensi seperti agribisnis ternak unggas dan kesehatan hewan bahkan diuji langsung di lokasi industri. Hal ini memberikan pengalaman nyata bagi siswa dalam menghadapi dunia kerja.
“Penguji eksternal itu dari dunia usaha dan dunia industri, dan sebagian kegiatan UKK dilaksanakan langsung di industri,” jelasnya.
Proses UKK berlangsung lancar tanpa kendala berarti. Pihak sekolah memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai standar operasional.
Ia mengatakan, hasil UKK ini nantinya akan menjadi bagian penting dalam kelulusan siswa. Nilai yang diperoleh akan masuk dalam transkrip akademik sebagai pendamping ijazah.
“Seluruh siswa dinyatakan kompeten dan mendapatkan sertifikat dari dunia usaha dan industri, serta nilai tersebut akan menjadi bagian dari transkrip nilai,” ungkapnya.
Sertifikat kompetensi tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing lulusan. Terutama dalam menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin ketat.
Pihak sekolah juga berharap ke depan sistem UKK dapat terus ditingkatkan kualitasnya. Termasuk mendorong lebih banyak pelaksanaan berbasis industri.
“Harapannya ke depan anak-anak ini bisa melaksanakan UKK sepenuhnya di industri agar benar-benar siap kerja,” katanya, mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....