Prof Zainal Arifin: Pesantren Tetap Jadi Pilar Strategis Mencerdaskan Bangsa

  • 21 Apr 2026 16:09 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Fenomena menurunnya kepercayaan sebagian masyarakat terhadap pondok pesantren menjadi perhatian berbagai kalangan. Isu ini berkembang seiring munculnya sorotan terhadap sejumlah kasus yang melibatkan lembaga pendidikan berbasis keagamaan.

Guru Besar UIN Mataram sekaligus Pimpinan Pondok Pesantren Yanmu NW Praya, Prof. Dr. TGH. Zainal Arifin Munir, Lc., M.Ag., menilai bahwa posisi pesantren tetap strategis dalam sistem pendidikan nasional. Ia menegaskan bahwa lembaga ini memiliki peran historis dan fungsional dalam membangun kualitas sumber daya manusia.

“Secara normatif saja bahwa Pondok Pesantren itu punya isi untuk mencerdaskan umat, mencerdaskan manusia dan membantu pemerintah dan selama ini dan bahkan dari sebelum kemerdekaan itu Pesantren itu dihajatkan dan berperan membantu umat, membantu pemerintah, mencerdaskan masyarakat,” jelasnya, Selasa 21 April 2026.

Sejarah panjang pesantren di Indonesia menunjukkan kontribusi nyata dalam perjuangan dan pembangunan bangsa. Keberadaannya telah menjadi bagian dari sistem sosial yang memperkuat pendidikan masyarakat sejak masa kolonial.

Peran tersebut terus berlanjut hingga saat ini dengan berbagai penyesuaian terhadap perkembangan zaman. Pesantren dituntut mampu menjawab tantangan modern tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

“Pesantren itu mencerdaskan kehidupan bangsa dan lain sebagainya,” katanya.

Menurutnya, perubahan sosial yang terus terjadi menuntut lembaga pendidikan untuk beradaptasi. Pesantren modern kini tidak hanya fokus pada ilmu agama, tetapi juga mengintegrasikan kurikulum umum.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas lulusan agar mampu bersaing di masyarakat. Selain itu, pendekatan ini juga memperkuat relevansi pesantren dalam sistem pendidikan nasional.

“Pondok Pesantren itu, apalagi Pondok Pesantren yang sekarang, yang modern ini itu selalu mengikuti pemerintah, kurikulumnya dan seharusnya Pondok Pesantren itu berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat sekarang ini,” terangnya.

Meski demikian, ia mengakui masih ada sejumlah pesantren yang mendapat sorotan publik. Hal ini menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga citra dan kepercayaan masyarakat.

Namun, ia menegaskan bahwa tidak semua pesantren memiliki persoalan yang sama. Banyak pesantren yang tetap konsisten menjalankan fungsi pendidikan secara optimal.

“Tidak mungkin pemerintah ini membiarkan mendirikan lembaga pendidikan yang tidak mendukung program pemerintah,” katanya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....