Tasyakuran ke-42, Ustadz Abdul Somad Ajak Masyarakat Kuliah di Universitas Terbuka

  • 14 Sep 2026 20:59 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Universitas Terbuka (UT) memperingati perjalanan 42 tahun melalui Tasyakuran UT ke-42 yang dipusatkan di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Senin 14 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen UT dalam menghadirkan inovasi pendidikan tinggi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan bangsa.

Tasyakuran UT ke-42 mengusung tema “Mendunia dengan Inovasi, Berdampak untuk Negeri”, kegiatan tersebut dihadiri Ustadz Prof. H. Abdul Somad, Lc., D.E.S.A., Ph.D., para pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat dan pemerintah kabupaten/kota, pimpinan perguruan tinggi, jajaran pimpinan Universitas Terbuka, Direktur UT Mataram beserta jajaran, mitra perbankan dan industri, serta sivitas akademika. Kegiatan juga diikuti secara daring oleh UT Daerah di seluruh wilayah Indonesia.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Terbuka, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si., menegaskan bahwa kemajuan teknologi dan kecerdasan harus berjalan beriringan dengan nilai-nilai akhlak dan spiritualitas.

Menurutnya, inovasi yang tidak dibangun di atas landasan moral berpotensi kehilangan arah dalam memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Inovasi tanpa landasan akhlak dan spiritualitas ibarat kapal tanpa kompas,” ujar Rektor.

Pesan tersebut dinilai relevan dengan tantangan pendidikan tinggi saat ini, ketika perguruan tinggi dituntut terus beradaptasi terhadap perkembangan teknologi dan perubahan kebutuhan masyarakat. UT sebagai perguruan tinggi yang mengembangkan sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh terus berupaya menghadirkan inovasi agar akses pendidikan tinggi semakin luas dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor juga mengajak seluruh sivitas akademika membangun keseimbangan antara pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Pelaksanaan tasyakuran UT ke-42.

Nilai tersebut, menurut Rektor, dapat diteladani dari para cendekiawan Muslim masa lalu yang mampu memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan peradaban dunia. Ibnu Sina dalam bidang kedokteran dan Al-Khawarizmi dalam bidang matematika disebut sebagai contoh tokoh yang mampu menghasilkan karya berdampak luas tanpa melepaskan akar keimanannya.

“Mendunia dengan inovasi” karena itu tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan menghasilkan gagasan dan teknologi yang diakui dunia. Lebih dari itu, inovasi diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi negeri, masyarakat, dan kemanusiaan.

Salah satu rangkaian utama Tasyakuran UT ke-42 adalah tausiah yang disampaikan Ustadz Prof. H. Abdul Somad, Lc., D.E.S.A., Ph.D. Kehadiran Ustadz Abdul Somad memberikan pencerahan dan energi baru bagi sivitas akademika UT untuk terus meningkatkan kualitas diri, memperkuat nilai spiritual, dan memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa.

Selain memberikan tausiah, Ustadz Abdul Somad juga memberikan motivasi kepada siswa dan masyarakat untuk kuliah di Universitas Terbuka.

Kegiatan tasyakuran menjadi ruang refleksi bagi keluarga besar UT untuk mensyukuri perjalanan Universitas Terbuka selama 42 tahun sekaligus menatap masa depan dengan semangat inovasi dan pengabdian.

Memasuki usia ke-42, Universitas Terbuka terus memperkuat perannya dalam menyediakan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat luas. Semangat Tasyakuran UT ke-42 menjadi pengingat bahwa transformasi pendidikan harus senantiasa diarahkan untuk menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan bangsa.

Melalui semangat “Mendunia dengan Inovasi, Berdampak untuk Negeri”, Universitas Terbuka berkomitmen terus mengembangkan pendidikan tinggi yang inovatif, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan zaman. Komitmen tersebut tetap diiringi dengan menjunjung tinggi nilai moral, spiritualitas, dan pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan doa dan harapan agar perjalanan 42 tahun Universitas Terbuka semakin memberikan keberkahan serta mampu berkontribusi lebih besar dalam memajukan pendidikan dan negeri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....