Wamen Dikdasmen Dorong Penguatan Literasi dan Numerasi Siswa

  • 14 Apr 2026 20:01 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram – Pemerintah terus menekankan pentingnya penguatan literasi dan numerasi sebagai fondasi utama pendidikan nasional. Kedua aspek ini dinilai menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai kebijakan, termasuk implementasi Tes Kemampuan Akademik di sekolah. Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamen Dikdasmen), Fajar Riza Ul Haq mengatakan, Instrumen ini dirancang untuk mengukur kemampuan dasar siswa secara lebih komprehensif.

“Peningkatan literasi dan numerasi adalah pekerjaan rumah kita bersama dalam dunia pendidikan,” katanya, Selasa 14 April 2026.

Fajar menjelaskan bahwa kemampuan literasi tidak hanya sebatas membaca. Siswa dituntut mampu memahami, menganalisis, dan mengolah informasi.

Sementara itu, numerasi berkaitan dengan kemampuan berpikir logis dan sistematis. Kedua kompetensi ini menjadi indikator penting dalam kesiapan siswa menghadapi jenjang pendidikan berikutnya.

“Soal-soal yang dirancang saat ini memang bertujuan untuk melatih kemampuan analisis dan logika siswa,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pendekatan pembelajaran harus terus diperbarui agar relevan dengan perkembangan zaman. Metode konvensional perlu dikombinasikan dengan pendekatan berbasis analisis.

Menurutnya, tantangan pendidikan saat ini tidak hanya pada akses, tetapi juga kualitas. Oleh karena itu, penguatan kompetensi dasar menjadi prioritas.

“Kami ingin memastikan anak-anak tidak hanya menghafal, tetapi mampu berpikir kritis,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran guru dalam membangun budaya belajar yang aktif. Pembelajaran harus mendorong siswa untuk bertanya dan berpendapat.

Selain itu, penggunaan teknologi dinilai dapat mendukung peningkatan literasi dan numerasi. Integrasi digital menjadi bagian dari strategi pendidikan.

“Teknologi dapat menjadi alat untuk memperkuat pemahaman siswa jika dimanfaatkan secara tepat,” tambahnya.

Dengan penguatan literasi dan numerasi, siswa diharapkan memiliki daya saing yang lebih tinggi. Hal ini menjadi investasi jangka panjang bagi pembangunan bangsa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....