Digitalisasi Perpustakaan, Strategi Adaptif Hadapi Tantangan Zaman
- 28 Feb 2026 19:44 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Perkembangan teknologi menuntut perpustakaan beradaptasi dengan cepat. Transformasi digital menjadi agenda prioritas untuk memperluas akses literasi masyarakat NTB.
Upaya digitalisasi ini tidak hanya menyasar sistem pengelolaan arsip. Lebih dari itu, langkah ini diarahkan untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTB, Dr. H. Ashari, S.H., M.H., menyebut digitalisasi harus berdampak nyata. Ia menilai inovasi tidak boleh berhenti pada tataran simbolik.
“Digitalisasi jangan hanya menjadi arsip saja. Masyarakat harus bisa membaca dan memanfaatkan hasil digitalisasi itu,” ujarnya, Sabtu 28 Februari 2026.
Menurutnya, akses digital membuka peluang pemerataan informasi. Masyarakat di berbagai wilayah dapat mengakses bahan bacaan tanpa hambatan jarak.
Ia menambahkan, transformasi digital juga menjadi respons terhadap perubahan perilaku generasi muda. Anak-anak dan remaja kini lebih akrab dengan perangkat elektronik.
Karena itu, perpustakaan harus hadir dalam ruang digital yang relevan. Penyediaan konten literasi secara daring menjadi bagian dari strategi tersebut.
Ashari menekankan pentingnya keberlanjutan program. Evaluasi rutin dilakukan agar digitalisasi benar-benar efektif.
Selain itu, pihaknya menggandeng berbagai komponen untuk memperkuat sistem. Kolaborasi menjadi kunci dalam mempercepat adaptasi teknologi.
“Strategi kami adalah memastikan literasi tetap menjadi inti, meskipun medianya berubah. Teknologi hanya alat, substansinya tetap membaca dan memahami,” katanya.
Ia menyadari tantangan infrastruktur masih ada di beberapa wilayah. Namun, langkah bertahap terus dilakukan untuk memastikan pemerataan akses.
Program digitalisasi juga diarahkan untuk mendukung arsip daerah. Dokumentasi sejarah dan kebijakan menjadi lebih tertata dan mudah diakses.
Ashari berharap masyarakat tidak sekadar menjadi pengguna pasif. Ia ingin masyarakat aktif memanfaatkan layanan digital perpustakaan.
Dengan strategi adaptif ini, perpustakaan di NTB diharapkan mampu menjawab tuntutan zaman. Digitalisasi menjadi jembatan antara tradisi literasi dan perkembangan teknologi modern.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....