Kolaborasi Lintas Sektor Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan NTB
- 28 Jan 2026 21:19 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Pemerataan mutu pendidikan di berbagai wilayah masih menjadi pekerjaan besar di sektor pendidikan daerah. Perbedaan akses, sarana, dan dukungan lingkungan membuat kualitas layanan belajar belum sepenuhnya setara.
Upaya memperkecil kesenjangan tersebut dinilai membutuhkan kerja bersama yang terarah dan berkelanjutan. Sekolah, pemerintah daerah, dan masyarakat perlu bergerak dalam satu kerangka yang saling mendukung.
Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) NTB, Katman, S.Pd., M.A., menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam mempercepat pemerataan kualitas pendidikan. Ia melihat pendekatan terpadu lebih efektif dibanding langkah yang berjalan sendiri-sendiri.
“Kalau kebijakan dibuat berdasarkan kondisi riil sekolah, maka dampaknya akan jauh lebih terasa bagi peserta didik,” ujar Katman.
Ia menilai perencanaan berbasis data perlu menjadi dasar dalam menentukan prioritas program pendidikan. Data membantu pemangku kebijakan memahami kebutuhan nyata tiap wilayah.
Menurutnya, peningkatan mutu tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik sekolah. Penguatan kapasitas guru juga memegang peran penting dalam kualitas pembelajaran.
Pelatihan berkelanjutan dinilai membantu guru menyesuaikan metode pembelajaran dengan karakter siswa. Pendekatan yang tepat akan membuat proses belajar lebih efektif.
Katman melihat koordinasi antara pemerintah daerah dan satuan pendidikan perlu diperkuat. Sinergi ini akan memudahkan penyelarasan program di lapangan.
“Sekolah akan lebih mudah berkembang jika merasa didukung, bukan berjalan sendiri menghadapi tantangan,” katanya.
Ia menambahkan bahwa peran masyarakat turut menentukan keberhasilan upaya pemerataan mutu. Lingkungan yang peduli pendidikan akan memperkuat proses belajar siswa.
Program pendampingan sekolah disebut menjadi salah satu strategi penting BPMP NTB. Pendekatan ini membantu sekolah berkembang sesuai kebutuhan masing-masing.
Katman menilai pemerataan mutu pendidikan merupakan proses jangka panjang. Konsistensi dan komitmen semua pihak menjadi faktor penentu keberhasilan.
“Yang penting adalah komitmen bersama untuk terus bergerak memperbaiki kualitas pendidikan,” katanya, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....