Kemendikdasmen Perkuat Kolaborasi Nasional Wujudkan Sekolah Ramah Anak

  • 30 Mei 2026 11:01 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan sekolah yang ramah anak, aman, dan inklusif melalui seminar nasional bertema “Budaya Sekolah Aman dan Nyaman dalam Rangka Penguatan Karakter dan Perlindungan Murid di Sekolah”.

Kegiatan yang dilaksanakan secara hibrida di Jakarta ini menjadi bagian dari momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dan diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai wilayah Indonesia, baik secara luring maupun daring.

Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan ruang tumbuh yang sehat bagi anak.

“Pendidikan sejatinya tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada terciptanya ruang tumbuh yang sehat, aman, dan inklusif bagi setiap anak,” ujarnya, dalam keretangan rilis, Senin 25 Mei 2026.

Ia berharap seminar ini dapat menghasilkan langkah konkret dalam kebijakan maupun praktik di satuan pendidikan agar seluruh murid dapat belajar dalam lingkungan yang mendukung perkembangan mereka secara optimal.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menambahkan bahwa sekolah harus menjadi ruang yang memanusiakan anak, di mana disiplin dibangun melalui pendekatan yang empatik, bukan kekerasan.

CEO Save the Children Indonesia, Dessy Kurniawaty Ukkar, turut menyoroti pentingnya perubahan budaya sekolah yang dimulai dari peran orang dewasa dalam ekosistem pendidikan.

Seminar ini juga menjadi bagian dari implementasi Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan mitra pembangunan dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih berpihak pada anak.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....