Upacara HUT ke-81 RI di Lombok Tengah Berjalan Khidmat dan Lancar

  • 17 Agt 2026 18:38 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Tengah – Upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, berlangsung khidmat, tertib, dan lancar, Senin 17 Agustus 2026.

Upacara yang dipusatkan di Halaman Kantor Bupati Lombok Tengah tersebut diikuti jajaran pemerintah daerah, TNI-Polri, Paskibraka, serta berbagai elemen masyarakat.

Bupati Lombok Tengah H. Lalu Pathul Bahri bertindak sebagai inspektur upacara, sementara Komandan Upacara dipercayakan kepada Kanit 1 Satresnarkoba Polresta Lombok Tengah Iptu Ari Racman Padilah.

Salah satu rangkaian utama dalam upacara tersebut adalah prosesi pengibaran Sang Merah Putih yang berjalan lancar tanpa kendala. Pasukan pengibar bendera menjalankan tugas dengan penuh disiplin hingga Merah Putih berkibar di puncak tiang bendera.

Komandan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Danpaskibraka), Serka Umar Bakri dari Kodim 1620/Lombok Tengah, memimpin jalannya pasukan dalam prosesi tersebut.

Dandim 1620/Lombok Tengah Letkol Arh Mohamad Arifin mengatakan kelancaran prosesi pengibaran bendera menjadi bagian penting dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

“Keberhasilan ini menjadi bagian penting dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus mencerminkan kesiapan dan profesionalisme personel TNI dalam mendukung berbagai kegiatan kenegaraan, khususnya pengibaran Bendera Merah Putih di Kabupaten Lombok Tengah,” ujar Arifin usai upacara.

Menurutnya, Serka Umar Bakri telah menjalankan amanah dengan baik. Tugas sebagai Danpaskibraka tidak hanya membutuhkan kemampuan kepemimpinan dan kedisiplinan, tetapi juga keteladanan serta semangat nasionalisme.

Kelancaran pengibaran bendera juga didukung oleh personel pasukan 17 dan 45 yang dikomandoi Serma Ahmad Farozi. Dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut melibatkan 29 prajurit Kodim 1620/Lombok Tengah, personel Polresta Lombok Tengah, serta tim Paskibraka Lombok Tengah.

Arifin menilai keberhasilan seluruh rangkaian upacara menjadi momentum untuk terus menumbuhkan rasa cinta Tanah Air, memperkuat persatuan dan kesatuan, serta mengenang jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Ia berharap semangat kemerdekaan tidak berhenti dalam seremoni upacara, tetapi diwujudkan masyarakat melalui karya positif dan kontribusi dalam pembangunan daerah.

“Dengan mengisi kemerdekaan melalui karya positif dan membangun daerah, kita turut mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur,” tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....