Dinsos Lombok Tengah Buka Layanan Terpadu, Urus PKH hingga BPJS Kini Satu Pintu

  • 30 Jul 2026 20:35 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Tengah – Dinas Sosial (Dinsos) Lombok Tengah mulai menghadirkan layanan terpadu satu pintu untuk mempermudah masyarakat mengakses berbagai layanan sosial. Melalui layanan tersebut, warga kini dapat mengurus Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), pengecekan bantuan sosial, reaktivasi BPJS Kesehatan, hingga berbagai layanan administrasi lainnya dalam satu lokasi.

Kepala Dinas Sosial Lombok Tengah, Masnun, mengatakan layanan tersebut baru selesai disiapkan dan mulai dibuka untuk masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik.

"Layanan ini kami hadirkan agar masyarakat lebih mudah. Semua kebutuhan layanan sosial sekarang dipusatkan di satu tempat, mulai dari PKH, BPNT, pengecekan bansos, reaktivasi BPJS, DTKS, rekomendasi KIP hingga perizinan LKS," kata Masnun, Kamis 30 Juli 2026.

Ia menjelaskan, selama ini masyarakat masih kerap kebingungan ketika ingin mengetahui penyebab tidak menerima bantuan sosial atau mengaktifkan kembali kepesertaan BPJS yang tidak aktif. Melalui layanan tersebut, petugas akan memberikan informasi awal sebelum proses tindak lanjut dilakukan oleh bidang atau pendamping terkait.

Menurut Masnun, layanan terpadu itu juga menjadi bagian dari persiapan Dinsos Lombok Tengah menghadapi penilaian pelayanan publik oleh Ombudsman yang dijadwalkan berlangsung pada September mendatang.

"Ombudsman akan menilai apakah dalam memberikan pelayanan kami sudah sesuai standar dan tidak terjadi maladministrasi. Karena itu kami terus berbenah agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik," ujarnya.

Ia menyebutkan, layanan tersebut melibatkan seluruh bidang di Dinas Sosial, yakni Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Bidang Pemberdayaan Sosial, serta Bidang Rehabilitasi Sosial. Masing-masing bidang akan menangani layanan sesuai kewenangannya.

Selain itu, Dinsos Lombok Tengah juga tengah mengikuti Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik dari Kementerian Dalam Negeri. Salah satu persiapannya dilakukan dengan menata ruang pelayanan khusus bagi masyarakat yang beroperasi setiap hari kerja.

Tak hanya layanan tatap muka, Dinsos juga sedang mengembangkan inovasi layanan digital bernama Jari Mas Mirah. Melalui inovasi tersebut, masyarakat nantinya cukup memindai barcode untuk mengakses berbagai informasi dan layanan sosial secara daring tanpa harus datang langsung ke kantor Dinas Sosial.

"Harapannya masyarakat bisa mendapatkan layanan lebih cepat, lebih mudah, dan lebih transparan, baik secara langsung maupun melalui layanan digital yang sedang kami kembangkan," kata Masnun.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....