Pemkab Nilai Penggilingan Padi Jadi Peluang Usaha Menjanjikan bagi BUMD
- 01 Jun 2026 06:20 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Utara- Tingginya produksi pertanian di Kabupaten Lombok Utara dinilai membuka peluang besar bagi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk mengembangkan usaha penggilingan padi modern. Pemerintah daerah bahkan melihat sektor tersebut sebagai salah satu unit bisnis potensial yang dapat meningkatkan pendapatan perusahaan daerah sekaligus memperkuat ekonomi lokal.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) KLU, Tresnahadi, mengatakan potensi bahan baku yang tersedia sangat besar. Dengan luas lahan pertanian produktif mencapai sekitar 58 ribu hektar dan rata-rata produktivitas sekitar 7 ton per hektar, pasokan gabah dinilai cukup untuk menopang industri pengolahan beras dalam skala besar.
“Kalau dihitung, produksinya sangat besar. Ini peluang bisnis yang bagus untuk BUMD apabila mampu membeli dan mengolah gabah petani menjadi beras,” ujarnya, Sabtu 30 Mei 2026.
Menurutnya, selama ini belum terdapat fasilitas penggilingan padi berkapasitas besar di Lombok Utara. Kondisi tersebut menyebabkan hasil panen petani banyak diproses di luar daerah sehingga peluang ekonomi turut berpindah ke wilayah lain.
Tresnahadi menilai BUMD dapat mengambil peran sebagai offtaker yang membeli gabah petani, mengolahnya menjadi beras, kemudian memasarkannya kembali kepada masyarakat dengan merek dagang lokal.
“Ke depan BUMD bisa mengembangkan produk beras daerah sendiri. Ini bisa menjadi identitas sekaligus sumber keuntungan baru bagi perusahaan daerah,” katanya.
Selain memberikan manfaat ekonomi bagi BUMD, keberadaan industri pengolahan beras lokal juga berpotensi menciptakan lapangan kerja baru, mulai dari kegiatan pengeringan, penyimpanan, pengemasan hingga distribusi produk.
Pemkab berharap kajian bisnis dan kesiapan investasi dapat segera dilakukan sehingga potensi besar sektor pertanian KLU dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....