Pemda Lombok Utara Perkuat Koordinasi Satgas MBG, Libatkan UMKM hingga Petani
- 12 Apr 2026 21:53 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Utara - Pemerintah Kabupaten Lombok Utara terus memperkuat pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui peningkatan koordinasi lintas sektor serta penekanan pada transparansi dan dampak ekonomi bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Bupati Lombok Utara, Najmul Akhyar, saat memimpin rapat koordinasi Satuan Tugas (Satgas) MBG di Aula Kantor Bupati, Selasa 7 Maret 2026. Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Kusmalahadi Syamsuri, unsur Forkopimda, DPRD, kepala OPD, camat, hingga mitra pelaksana program.
Dalam arahannya, Bupati Najmul menegaskan bahwa program MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga memiliki peran strategis dalam menggerakkan roda perekonomian daerah.
“Program ini sangat penting karena mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi daerah,” ujarnya.
Menurutnya, seiring dengan arahan pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri, pemerintah daerah kini memegang peran yang semakin besar dalam memastikan program tersebut berjalan optimal. Karena itu, diperlukan koordinasi yang solid serta sinergi antar seluruh pemangku kepentingan.
Ia juga menekankan pentingnya tata kelola program yang baik, termasuk transparansi dalam pelaksanaan dan penyampaian informasi kepada publik. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan program berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Selain meningkatkan kualitas gizi, khususnya bagi anak-anak sebagai generasi penerus, program MBG juga diharapkan mampu memberdayakan pelaku ekonomi lokal. Mulai dari UMKM, petani, peternak hingga nelayan, seluruhnya diharapkan dapat terlibat melalui pemanfaatan potensi daerah.
“Ini bukan sekadar program sosial, tetapi juga menjadi peluang untuk menggerakkan ekonomi lokal berbasis potensi yang kita miliki,” jelasnya.
Lebih lanjut, Bupati Najmul mengungkapkan rencana pemerintah pusat terkait pembangunan sekolah rakyat yang dirancang menampung hingga 1.000 anak dari keluarga kurang mampu. Program tersebut diharapkan dapat memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Ia menekankan bahwa proses rekrutmen peserta harus dilakukan secara selektif dan tepat sasaran, disertai pengawasan ketat agar tujuan program dapat tercapai secara maksimal.
Di akhir arahannya, Bupati Najmul menyampaikan optimisme bahwa melalui koordinasi yang kuat dan komitmen bersama, program MBG di Kabupaten Lombok Utara dapat berjalan efektif serta memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Dengan kerja sama yang baik, kita optimistis program ini akan membawa Lombok Utara menjadi daerah yang lebih maju dan sejahtera,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....